METRO SUMBAR

Kemenkumham: Kami Butuh Media Kritis, Optimalkan Pelayanan Publik

0
×

Kemenkumham: Kami Butuh Media Kritis, Optimalkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
DUKUNGAN MEDIA— Kementerian hukum dan HAM Sumatera Barat menegaskan pentingnya peran media dalam upaya mengoptimalkan pelayanan publik di setiap satuan kerja khususnya di keimigrasian.

 

BUKITTINGGI, METRO–Kementerian hukum dan HAM Sumatera Barat menegaskan pentingnya peran media dalam upaya mengoptimalkan pelayanan publik di setiap satuan kerja khususnya di keimigrasian. ”Saya apresiasi Kantor Imigrasi Agam yang berani mengundang awak media dalam rangka menginformasikan, akan ada berita baik dan berita tidak menyenangkan, saya pribadi butuh itu untuk perbaikan pelayanan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar, Haris Sukamto di Bukittinggi, Selasa (6/6).

Hal itu disampaikannya di hadapan puluhan awak media di Kota Bukittinggi dalam kegiatan sosialisasi keimigrasian Imigrasi A­gam yang turut dihadiri Kepala Divisi Keimigrasian Sumbar, Novianto Sulastono.

Ia mengakui saat ini masyarakat identik lebih menyukai berita tidak me­nyenangkan yang menurutnya memberinya ke­sempatan untuk memperbaiki kinerja Satuan Kerja (Satker) Kemenkumham Sumbar.

”Bad news is a good news, teman media adalah mitra rekan kerja saya dalam rangka memberikan informasi awal dan kritis terhadap seluruh aspek, ketika informasi awal itu diberikan, saya bisa memiliki kesempatan segera memperbaiki di lapangan,” kata dia.

Baca Juga  Disdukcapil Pessel Musnahkan e-KTP Rusak

Ia menegaskan tidak ingin informasi yang ber­kembang kemudian hanya bersifat diduga atau berkemungkinan.

”Saya tidak akan me­ngambil hak jawab saya, saya justru akan mengambil saran dan masukan dari media untuk memperbaiki permasalahan yang memang jika ada terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, Kemenkumham Sumbar ingin mem­berikan kontribusi yang besar bagi daerah setempat dengan memaksimalkan pengawasan ta­mu asing dan memberikan dampak positif.

”Kami maksimalkan se­luruh elemen yang ada utamanya Timpora agar tamu-tamu asing yang datang benar-benar memberikan kontribusi bagi Sumbar, sebaliknya saya ancam menindak bagi ta­mu asing yang memberi dampak negatif,” kata Haris.

Ia berharap instansi terkait dari pemerintahan dan TNI-Polri serta media untuk sama-sama mengawasi kemungkinan masuknya pelaku tindakan terlarang ke Sumbar.

”Agar lebih selektif lagi terkait jaringan teroris, perlintasan Sumbar ini strategis, dimungkinkan pelaku yang tidak diharapkan mulai muncul, kami juga telah deportasi pe­langgar dan tindakan pro justitia,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Wako Teken MoU dengan UIN  Syarif Hidayatullah

Kepala Kantor Imigrasi Agam, Adityo Agung Nugroho mengatakan pihaknya telah memberikan informasi seluas-luasnya ke masyarakat melalui peran media di daerah se­tempat.

”Kanim Agam menghadirkan inovasi yang semuanya ingin memberikan kepastian hukum dan pro­ses pelayanan berubah total menjadi lebih baik agar mudah diakses masya­rakat,” kata dia

Ia mengatakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam yang berada di Koto Hilalang, Ampek Angkek, Agam itu telah melahirkan program kerja sebagai wujud pelayanan keimigrasian.

”Lamang Tapai, Lamang Ubi, Lamang Ketan, Lapor Kumendan, BAP Sa­me Day dan EWS, nama-nama unik khas daerah Sumbar sengaja diambil untuk identitas program yang dilakukan agar lebih menarik minat dan perhatian masyarakat yang melakukan pengurusan,” pungkasnya.(pry)