METRO SUMBAR

Gandang Sarunai Solok Selatan jadi Warisan Budaya Tak Benda

0
×

Gandang Sarunai Solok Selatan jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sebarkan artikel ini
ertifikat WBTB ini diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat kepada Wakil Bupati Solok Selatan. Penyerahan dilakukan di Sawahlunto Senin 5 6
SERAHKAN SERTIFIKAT— Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi serahkan sertifikat WBTB kepada Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi Selatan, di Kota Sawahlunto, Senin (5/6).

 

PADANG ARO,METRO–Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Solok Selatan patut berbangga, sebab kesenian Gandang Sarunai khas kabupaten ini baru saja mendapatkan predikat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olah­raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Sertifikat WBTB ini diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat kepada Wakil Bupati Solok Selatan. Penyerahan dilakukan di Sawahlunto, Senin (5/6). Penyerahan ini juga dilakukan bersamaan dengan Gala Dinner dan Ramah Ta­mah Pelepasan Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto di Rumah Dinas Walikota Sa­wahlunto bersama dengan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bupati/Wali Kota se-Su­matera Barat.

Baca Juga  Bersepeda Motor ke Teluk Buo, Gubernur Apresiasi Perhatian Pertamina pada Masyarakat

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan pengusulan dan penetapan WBTB ini merupakan upaya dalam pelestarian budaya khususnya di Kabupaten Solok Selatan. “Masih banyak lagi ke­ane­karagaman budaya yang perlu kita lestarikan, mari bersama-sama kita jaga agar tidak tergerus oleh zaman,” kata Yulian dalam keterangannya.

Mengacu pada laman Kem­dikbud, warisan budaya tak benda adalah berbagai praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan serta instrumen, obyek, artefak dan ruang-ruang budaya terkait dengan masyarakat, kelompok dan, dalam beberapa kasus, perorangan merupakan bagian dari warisan budaya tersebut.

Warisan ini diturunkan dari generasi ke generasi, yang secara terus menerus diciptakan kembali oleh masyarakat dan kelompok dalam menanggapi lingkungan sekitarnya, interaksi mereka dengan a­lam dan sejarah mereka, dan mem­berikan rasa identitas yang berkelanjutan, untuk menghargai perbedaan budaya dan kreativitas manusia.

Baca Juga  Selain PPWP, Petugas Sortir Lipat Suara Pemilu 2024 di Pessel Terima Rp. 300

Gandang Sarunai merupakan seni pertunjukan tradisio­nal yang dimainkan secara bersama-sama menggunakan dua buah gendang “bermuka dua” dan satu buah alat musik tiup yang disebut Sarunai. Sebelum Gandang Sarunai, Solok Selatan telah memiliki dua seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia, yakni Batombe dan Rabab. (ped/rel)