PDGPARIAMAN, METRO–Tragis. Mobil Toyota Avanza tertabrak Kereta Api Lembah Anai di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi perisnya depan Wisma Bagindo Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, Minggu (4/6) sekitar pukul 16.15 WIB.
Akibat tabrakan itu, mobil Toyota Avanza itu terpental hingga masuk ke dalam parit dengan kondisi terbalik dan keempat rodanya menghadap ke langit. Kereta api pun sempat berhenti dan para petugas turun untuk mengecek kondisi mobil yang ditabrak.
Warga setempat bersama para pengendara yang melintas langsung berkerumun ke lokasi untuk membantu mengeluarkan para korban yang ada di dalam mobil tersebut. Sopir dan tiga penumpang mobil Toyota Avanza itu mengalami luka-luka.
Mereka selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara, Polisi dari Unit Gakkum Satlantas Polres Padangpariaman pun datang ke lokasi dan mengevakuasi mobil menggunakan mobil derek. Ramainya warga yang menyaksikan kejadian itu juga sempat menimbulkan kemacetan.
Kapolsek Sicincin, Ipda Feri Yuzaldi mengatakan kecelakaan itu bermula saat KA Lembah Anai melintas dari arah Kayu Tanam menuju arah Sicincin, sedangkan mobil Toyota Avanza itu menyeberangi rel dari Wisma Bagindo menuju jalan raya.
“Saat mobil berada persis di tengah perlintasan, KA Lembah Anai melintas sehingga kecelakaan tak dapat dihindari.KA Lembah Anai itu menabrak bagian samping kiri depan mobil,” kata Ipda Feri kepada wartawan, Minggu (4/6).
Dijelaskan Ipda Feri, tabrakan tidak membuat mobil Toyota Avanza terlempar menghantam pagar jembatan lalu masuk ke parit dengan posisi terbalik. Akibatnya sejumlah penumpang mini bus mengalami luka-luka.
“Tidak ada korban jiwa. Kondisi mobil rusak parah. Mobil berisikan satu sopir dan tiga orang penumpang. Saat ini keempatnya sudah dilarikan ke rumah sakit RS Yos Sudarso Padang agar mendapatkan perawatan yang intensif,” jelasnya.
Ipda Feri menturkan, pihaknya bersama jajarn Satrlantas melakukan evakuasi mobil yang tertabrak KA Lembah Anai menggunakan alat derek. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan lantaran ramainya warga yang ingin menyaksikannya.
“Untuk mobil sudah dievakuasi. Terkait kejadian ini, kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat melintasi rel kereta api,” tukasnya. (ozi)






