LIMAPULUH KOTA, METRO–Aksi pembobolan Mesin Anjugan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi di Sumatra Barat. Kali ini, mesin ATM milik Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berada di depan Minimarket Melly seberang jalan SMAN 1 Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota dibobol oleh orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa itu baru diketahui pada Sabtu (3/6) sekitar pukul 8.30 WIB, ketika nasabah hendak mengambil uang tunai di ATM BSI tersebut. Sontak saja, nasabah yang belum diketahui identitasnya itu terkejut melihat mesin ATM yang berantakan.
Saat itu juga, nasabah memberitahukan kondisi mesin ATM kepada pihak minimarket dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Guguak dan Polres Limapuluh Kota. Mendapat laporan itu, Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.
Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Ricardo Condrat Yusuf melalui Kapolsek Guguak, AKP Aurman membenarkan adanya kejadian mesin ATM yang dibobol maling. Terkait kasus itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.
“Mesin ATM yang dibobol maling berada persis di depan Minimarket Melly atau di pinggir jalan Tanmalaka Limapuluh Kota-Suliki. Setelah mendapatkan laporan dari pihak minimarket, kami langsung mendatangi lokasi,” AKP Aurman, Minggu (4/6).
Dijelaskan AKP Aurman, kuat dugaan pelakunya tidak hanya satu orang dan menjalankan aksinya pada saat minimarket sudah tutup. Selain itu, kondisi mesin di ATM rusak berantakan. Pintu pada bagian bawah mesin dan pada bagian layar untuk menutup kotak uang sudah terbuka.
“Diduga kerugian pihak Bank BSI diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Uang di dalam mesin ATM raib dan mesinnya juga rusak. Diduga, kawanan maling ini menggunakan mesin pemotong besi dan las potong untuk membuka paksa mesin ATM,” jelasnya.
Dikatakan AKP Aurman, diperkirakan kawanan maling itu melakukan aksinya pada pukul 3.30 WIB, karena saat itu kondisi sudah sepi. Sementara terkait hasil penyelidikan dan data lengkapnya, ia pun meminta untuk dikonfirmasi ke Kasat Reskrim.
“Pihak Bank BSI sudah melapor ke Polres Limapuluh Kota, bukan ke Polsek. Silakan langsung ke Kasat Reskrim untuk data lengkapnya dan perkembangan penanganan kasusnya,” tukas AKP Aurman. (uus)






