BERITA UTAMA

Gawat! Mesin ATM BSI Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib, Dibongkar Pakai Alat Las

2
×

Gawat! Mesin ATM BSI Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib, Dibongkar Pakai Alat Las

Sebarkan artikel ini
MESIN ATM DIBOBOL— Polisi melakukan olah TKP kasus pembobolan mesin ATM BSI di depan Minimarket Melly seberang jalan SMAN 1 Guguak.

 

LIMAPULUH KOTA, METRO–Aksi pembobolan Mesin Anjugan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi di Sumatra Barat. Kali ini, mesin ATM milik Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berada di depan Minimarket Melly seberang jalan SMAN 1 Guguak, Kabu­paten Limapuluh Kota dibobol oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa itu baru dike­tahui pada Sabtu (3/6) seki­tar pukul 8.30 WIB, ketika nasabah hendak mengam­bil uang tunai di ATM BSI tersebut. Sontak saja, na­sa­bah yang belum diketa­hui identitasnya itu terke­jut melihat mesin ATM yang berantakan.

Saat itu juga, nasabah memberitahukan kondisi mesin ATM kepada pihak minimarket dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Guguak dan Polres Limapuluh Kota. Mendapat laporan itu, Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Per­kara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi.

Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP. Ricardo Condrat Yusuf melalui Kapolsek Guguak, AKP Aurman mem­benarkan adanya kejadian mesin ATM yang dibobol maling. Terkait kasus itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

“Mesin ATM yang dibobol maling berada persis di depan Minimarket Melly atau di pinggir jalan Tanmalaka Limapuluh Ko­ta-Suliki. Setelah mendapatkan laporan dari pihak minimarket, kami langsung mendatangi lokasi,” AKP Aurman, Minggu (4/6).

Dijelaskan AKP Aurman, kuat dugaan pelakunya tidak hanya satu orang dan menjalankan aksinya pada saat minimarket su­dah tutup.  Selain itu, kondisi mesin di ATM rusak berantakan. Pintu pada bagian bawah mesin dan pada bagian layar untuk menutup kotak uang sudah terbuka.

“Diduga kerugian pihak Bank BSI diperkirakan men­capai ratusan juta rupiah. Uang di dalam mesin ATM raib dan mesinnya juga rusak. Diduga, kawa­n­an maling ini menggu­nakan mesin pemotong besi dan las potong untuk membuka paksa mesin ATM,” jelasnya.

Dikatakan AKP Aurman, diperkirakan kawanan maling itu melakukan aksinya pada pukul 3.30 WIB, karena saat itu kondisi sudah sepi. Sementara terkait hasil penyelidikan dan data lengkapnya, ia pun meminta untuk di­konfirmasi ke Kasat Res­krim.

“Pihak Bank BSI sudah melapor ke Polres Limapuluh Kota, bukan ke Polsek. Silakan langsung ke Kasat Reskrim untuk data leng­kapnya dan perkembangan penanganan kasusnya,” tukas AKP Aurman. (uus)