OLAHRAGA

Menang Adu Penalti Lawan AS Roma, Sevilla Juara Liga Europa

0
×

Menang Adu Penalti Lawan AS Roma, Sevilla Juara Liga Europa

Sebarkan artikel ini
Soccer Football - Europa League - Final - Sevilla v AS Roma - Puskas Arena, Budapest, Hungary - June 1, 2023 Sevilla celebrates with the trophy after winning the Europa League REUTERS/John Sibley

 

Sevilla menjadi juara Liga Europa 2022/23 se­telah menang adu penalti 4-1 atas AS Roma di Puskas Arena, Budapest, pada Kamis (1/6) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.

AS Roma terlebih dahulu unggul berkat gol Paulo Dybala sebelum Sevilla menyamakan skor lewat gol bunuh diri Gianluca Mancini. Skor tidak be­rubah sampai waktu normal habis dan pemenangnya harus ditentukan lewat adu penalti.

Empat eksekutor Sevilla menjalankan tugasnya de­ngan baik, sedangkan pe­nendang kedua dan ketiga AS Roma gagal mencetak gol sehingga klub asal Sp­a­nyol itu meraih gelar Liga Europa ketujuh mereka.

Sevilla langsung mencoba menguasai bola sejak pertandingan dimulai, tetapi AS Roma mengancam terlebih dahulu. Paulo Dybala mengirimkan bola ke Zeki Celik di kanan, yang kemudian melakukan umpan tarik. Leonardo Spinazzola menyambar bola, tetapi masih bisa ditepis kiper Sevilla Yassine Bounou.

Setelah itu, Roma mulai menyerang sedangkan Sevilla bertahan lebih ra­pat demi mematahkan serangan-serangan dari klub lawan. Namun, Roma berhasil menjebol gawang Bounou pada menit ke-34.

Bryan Cristante memenangi duel di tengah, bola dikontrol Gianluca Mancini yang kemudian mengirimkan umpan ke Paulo Dybala. Penyerang Argentina itu lalu melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan bawah. Skor menjadi 1-0.

Tertinggal membuat Sevilla tampil menyerang dan beberapa kali menciptakan peluang, termasuk usaha dari Youssouf En-Nesyri pada menit ke-39 yang masih bisa ditangkap kiper Roma Rui Patricio. Sebuah peluang Sevilla muncul empat menit kemudian, sundulan Fernando dalam posisi bebas me­nyambut masih melambung tinggi dari gawang Patricio.

Baca Juga  Perkenalkan Yann Sommer, Sosok Pengganti Andre Onana di Inter Milan

Pellegrini meminta pe­nalti pada menit ke-45, saat menerima bola hasil tusukan Dybala. Tapi dia justru dihadiahi kartu kuning ka­rena dinilai melakukan diving.

Sevilla nyaris menyamakan di akhir babak pertama. Andai saja sepakan keras Ivan Rakitic ke depan kotak penalti tidak menghantam tiang gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Sevilla menaikkan intensitas serangan mereka di babak kedua dan berusaha menyamakan ke­du­dukan. Usaha mereka mem­buahkan hasil pada menit ke-55, umpan silang Jesus Navas gagal diantisipasi Mancini dengan sem­purna sehingga masuk ke gawang sendiri. Ke­dudukan menjadi 1-1.

Memasuki 10 menit a­khir, tempo pertandingan kembali memanas. Wasit memberi penalti untuk Se­villa pada menit ke-76 setelah Ocampos dijatuhkan Ibanez. Namun, wasit me­ngubah keputusan setelah melihat tayangan ulang VAR.

Peluang untuk Roma pada menit ke-83. Umpan Pellegrini dari tendangan bebas disambut Andrea Belotti dalam posisi tidak terkawal, tetapi sepakan volinya masih melebar se­telah ditip ujung jari Bou­nou.

Tambahan waktu 6 me­nit tidak cukup untuk me­nemukan pemenang. Skor 1-1, laga dilanjutkan ke extratime.

Roma punya peluang terbaik di babak tambahan, saat sundulan Chris Smalling membentur mistar ga­wang. Namun, sampai babak tambahan usai, tidak ada gol lain tercipta se­hingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Empat penendang Se­villa yaitu Ocampos, Lamela, Rakitic, dan Montiel sukses mencetak gol. Sementara hanya Cristane yang berhasil mencetak gol untuk AS Roma di babak adu penalti. Penendang lain yaitu Mancini dan Ibanez gagal memasukkan bola ke gawang.

Baca Juga  Tundukkan Lampung 1-0, Sumbar Tantang Riau di Final Cabor Sepakbola Porwil XI

Sevilla memenangkan adu penalti dengan skor 4-1 atas AS Roma dan berhasil menenangkan trofi Liga Europa 2022/23.

Sevilla tercatat sebagai klub paling banyak menjuarai kompetisi tersebut, yak­ni tujuh trofi Liga Europa. Fakta itu pula yang membuat netizen mulai berpikir bahwa para peserta hanya bersaing mendapatkan Trofi Sevilla, karena Los Sevillistas terlalu dominan di turnamen le­vel kedua Eropa tersebut.

Sementara Jose Mourinho menderita kekalahan pertama di final Eropa dalam kariernya yang termasyhur. Berikut adalah beberapa reaksi terbaik di Twitter setelah pertandingan final Liga Europa di Puskas Arena di Budapest, Hungaria.

“Montiel mencetak pe­nalti saat menjadikan Argentina juara dunia, dan dia melakukannya lagi sa­at membawa Sevilla juara Liga Europa,” tulis @GSpanishFN.

“Argentina juara Piala Dunia, Napoli juara Serie A, Barcelona juara La Liga dan Sevilla juara Liga Europa di musim yang sama. Diego Maradona pasti akan sangat bangga,” ucap @ESPNFC.

“Bono muncul saat pa­ling penting bagi Maroko di Piala Dunia dan Sevilla di final Liga Europa. Penjaga gawang yang luar biasa.”

“Jose Luis Mendilibar adalah manajer pertama yang menang melawan Jose Mourinho di final turnamen klub UEFA,” ucap @Squawka. (jpg)