METRO PADANG

Pemko bakal Lakukan Penataan Ulang, Pujasera Pantai Padang Semrawut, Atap Banyak Bocor, Minim Cahaya

0
×

Pemko bakal Lakukan Penataan Ulang, Pujasera Pantai Padang Semrawut, Atap Banyak Bocor, Minim Cahaya

Sebarkan artikel ini
MEMPRIHATINKAN— Salah satu pintu masuk pusat kuliner Pujasera Pantai Padang, yang kini kondisinya cukup memprihatinkan. Dimana banyak atap yang bocor dan kurangnya pencahayaan.

 

SAMUDERA, METRO–Pusat kuliner Puja­sera Pantai Padang, ba­kal dilakukan penataan ulang. Hal tersebut di­sam­paikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadis­par) Kota Padang, Yudi Indra Syani.

Yudi mengaku priha­tin dengan kondisi terkini kompleks atau pusat kuli­ner yang berada di bawah naungan Peme­rin­tah Kota (Pemko) Padang tersebut. “Kami sekarang melihat kondisinya seperti apa, memang cukup mem­prihatinkan, di mana ba­nyak atap bocor dan pen­cahayaan yang kurang,” kata Yudi, Kamis (1/6).

Sejumlah penataan yang dibutuhkan itu, ka­tanya, dimulai dari penem­patan pedagang, pen­caha­yaan, hingga menu yang disajikan oleh para peda­gang. “Jika tak ada ke­seragaman seperti ini, ti­dak bagus, kalau ada pe­numpukan, di mana tem­pat makannya,” katanya.

Baca Juga  Menjawab Tantangan Progul Padang Rancak, PT Semen Padang Usung Kaliandra dan Maggot

Yudi mengaku kaget dengan kondisi di dalam Pujasera Pantai Padang yang ternyata cukup luas untuk membawa pengun­jung berbelanja kuliner di dalamnya. Pasalnya, kawa­san Pujasera Pantai Pa­dang terlihat cukup padat dan penuh di bagian sisi luar.

“Bahkan, orang saja tidak tahu ada tempat se­lebar ini, kesannya sudah menumpuk, kalau tidak masuk tidak akan tahu, sehingga butuh penataan ulang, saya tidak bilang ini semrawut,” katanya.

Dispar Kota Padang, katanya, juga punya ren­cana memberikan pela­tihan ke pedagang Puja­sera Pantai Padang terkait makanan yang disajikan berbeda atau tidak sera­gam.

“Dengan pelatihan dan kerjasama itu diharapkan bisa membuat makanan yang disajikan bervariasi dan lebih menarik,” katanya.

Baca Juga  Andre Rosiade Dorong BRI Evaluasi Rutin Kinerja I.League

Untuk melakukan penataan ulang itu, katanya, pihaknya sedang mengupayakan mencari dana tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak luar.

“Kami sedang menggandeng pihak lain, karena dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sendiri belum dianggarkan,” tuturnya.

Saat ini, pedagang di Pujasera Pantai Padang telah menempati bekas kantor Dispar Kota Padang dan Dinas Kelautan dan Pangan (DKP) sejak tahun 2017 silam. Mereka direlokasi dari bibir Pantai Padang sebagai bentuk penataan atau pembersihan kawasan bibir pantai dari para pedagang. (cr2)