AGAM/BUKITTINGGI

Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022, Andri Warman: Target Pendapatan Daerah Terealisasi 97 Persen

0
×

Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022, Andri Warman: Target Pendapatan Daerah Terealisasi 97 Persen

Sebarkan artikel ini

 

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM sampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Agam tentang pertanggungjawaban pelaksa­na­an Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (AP­BD) Agam tahun anggaran 2022.

Nota pengantar itu di­sampaikan dalam rapat Paripurna DPRD Agam yang dipimpin Ketua DP­RD Agam, Novi Irwan di aula DPRD Agam, Senin (29/5). Bupati Agam Andri Warman menyampaikan gambaran umum atas la­poran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2022.

Diantaranya yaitu la­poran realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan neraca, laporan operasional, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas.

Dikatakan, selama ta­hun 2022, target pendapatan daerah sebesar RP 1,425 triliun lebih dan terealisasi sebesar 97,37 per­sen yang bersumber dari PAD, pendapatan tranfer dan lain -lain pendapatan daerah yang sah. “Se­dang­kan belanja daerah direncanakan sebesar Rp­1,543 triliun lebih dengan rea­lisasi sebesar 93,13 per­sen,” ujarnya.

Baca Juga  Penertiban Pasar Padang Luar Ricuh, Walinagari dan Kerabat Dekat Wako Terlibat Cekcok

Kemudian, untuk perubahan saldo anggaran lebih, pada tahun 2022 terjadi penurunan SILPA se­besar Rp55,031 miliar le­bih, dimana saldo awal sebesar Rp120,333 miliar lebih, dan akhir tahun menjadi sebesar Rp 65,301 miliar lebih.

Sementara itu, untuk laporan neraca, terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 0,81 persen, dengan jumlah nilai aset per 31 Desember 2022 sebesar Rp2,088 triliun lebih.

“Untuk laporan operasional, pada tahun 2022, jumlah hak daerah yang bersumber dari pendapatan sebesar Rp1,342 triliun lebih, dan jumlah beban daerah yang menjadi kewajiban sebesar Rp­1,297 triliun lebih,” jelas­nya.

Baca Juga  Pelatihan Paskibraka Bukittinggi Tahap Satu 2023 Dimulai

Terkait arus kas selama tahun 2022 terjadi penurunan kas sebesar Rp51,718 miliar lebih dan koreksi kurang atas saldo awal kas pada bendahara BOS sebesar Rp497 juta lebih, yang mengakibatkan saldo akhir kas menjadi sebesar Rp68,116­miliyar lebih.

Terakhir untuk laporan perubahan ekuitas, selama tahun 2022 terjadi kenaikan nilai ekuitas se­besar Rp23,083 miliar le­bih, sehingga nilai ekuitas pemerintah daerah per 31 Desember 2022 berjumlah Rp2,079 triliun lebih. (pry)