PERINGATAN puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-27 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (29/5) memberikan sebuah efek positif yang sangat luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya pada umumnya, dan seluruh para Lansia di Dharmasraya pada khususnya.
Dengan adanya pelaksanaan HUT HLUN dan Tagana yang ke-19 di Kabupaten Dharmasraya, Kementerian Sosial RI memberikan kuncuran dana sebesar Rp.23.894. 912.692. Dalam bentuk bantuan sosial, dalam rangka HLUN ke-27 dan HUT Tagana ke-19 di Kabupaten Dharmasraya. Rincian bantuan yang diberikan berupa paket bantuan (sembako nutrisi, sandang, obat-obatan, alat kebersihan diri) untuk 6.743 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp.8.517. 317.463.
Bantuan berupa sarana kamar dengan jumlah penerima sebanyak 182 orang, sebesar Rp.248. 511.770. Bantuan barupa alat bantu dengar dengan jumlah penerima sebanyak 202 orang dengan jumlah Rp.497.176.125. Bantuan berupa kursi roda sebanyak 154 orang dengan jumlah Rp.292.261.577.
Bantuan Tongkat berupa kruk, kaki 3 dan sebagainya diperuntukkan untuk 347 orang, dengan nilai bantuan sebesar Rp.115. 739.407. Bantuan berupa kaca mata baca sebanyak 630 penerima bantuan, dengan jumlah nilai sebesar Rp.144.780.500. Operasi katarak dengan penerima manfaat sebanyak 427 orang, dengan nilai bantuan Rp.204.850.000.
Bantuan permakanan sebanyak 56 orang, dengan jumlah bantuan sebesar Rp.50.400.000, bantuan berupa isi hunian rumah sebanyak 59 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp.389.446.300. Bantuan berupa kewirausahaan (Atensi) sebanyak 89 orang, dengan nilai Rp.241.863.050.
Bantuan untuk rumah sejahtera terpadu sebanyak 55 orang, dengan nilai bantuan Rp.1.100.000.000. Bantuan berupa kewirausahaan (Pena) sebanyak 11 orang, dengan nilai bantuan sebesar Rp.54. 206.500. bantuan untuk perlengkapan ibadah sebanyak 5.260 orang dengan jumlah nilai bantuan sebesar Rp.601.560.000. Bantuan berupa taman lansia sebanyak 1 unit, dengan jumlah bantuan sebesar Rp.180.000.000. Bantuan untuk pelaksanaan isbat nikah sebanyak 590 orang, dengan nilai sebesar Rp.59.500.000.
Bantuan untuk duta lansia sebanyak 550 orang dengan jumlah bantuan sebesar Rp.328.350.000. Program untuk keluarga harapan sebanyak 7.067 orang, dengan jumlah Rp.5.191.750.000. Bantuan sembako regular sebanyak 12.906, dengan jumlah Rp.5.377.200.000. Dan bantuan untuk pembangunan jembatan gantung sebanyak 1 unit, dengan nilai Rp.300.000.000.
Rangkaian acara HLUN ke-27 Tahun 2023 dimulai pada tanggal 1 28 Mei 2023 dan bulan Mei disebut sebagai Bulan Lansia. Peringatan HLUN merupakan bentuk apresiasi negara atas semangat jiwa raga serta peran penting para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa. UU No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan, pembangunan kesos harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia, karena lanjut usia memiliki pengalaman, keahlian dan kearifan untuk berperan serta dalam pembangunan nasional.
Untuk memenuhi hak-hak lansia, dalam peringatan HLUN 2023, Kemensos menyalurkan bantuan total sebesar Rp23,89 milyar untuk 11 kecamatan di Kabupaten Dharmasraya.
Dalam Peringatan HLUN tahun 2023, dilaksanakan pelayanan bagi lanjut usia mulai dari pemberian bantuan sosial, kesehatan, pemenuhan hak sipil, penyuluhan terkait perawatan bagi lanjut usia dan pemberian penghargaan bagi lansia yang berprestasi maupun pihak-pihak yang berprestasi dan berkontribusi di bidang kelanjutusiaan.
Untuk layanan pemenuhan hak sipil, meliputi pembuatan E-KTP lanjut usia, akte kelahiran, kartu keluarga, dan isbat nikah. Kemensos bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melakukan pengumpulan data lansia yang mengikuti isbat nikah. Rangkaian isbat nikah terpadu telah dilaksanakan pada tanggal 22 dan 25 Mei, dan pada hari puncak tanggal 29 Mei 2023 mendatatang. Pelayanan isbat nikah bekerja sama dengan Pengadilan Agama setempat untuk pengesahan status pernikahan.
“Ya jadi setelah kita screening dalam rangka HLUN ini ada beberapa warga yg ternyata tidak punya surat nikah. Impactnya besar sekali, sebetulnya saya pikirkan saat itu bagaimana status anak-anak kalau dia tidak ada surat nikah, tentu dia tidak ada KK,” kata Mensos Risma
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Tri Rismaharini atas perhatian yang sangat luar biasa untuk Kabupaten Dharmasraya.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ibu Menteri beserta jajarannya, yang melakukan bhakti social di Kabupaten Dharmasraya. Sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat kami di Kabupaten Dharmasraya, terutama kaum lansia. Semoga sumbangsih, tenaga dan pengorbanan yang ibu dan bapak berikan dapat menjadi amal ibadah di sisi Allah,” ujar Bupati pada saat Hari Puncak HUT Lansia di halaman kantor Bupati Dharmasraya, Senin, (29/05/23).
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada ibu dan bapak para undangan. Apabila selama berada di Kabupaten Dharmasraya ada kekurangan dalam pelayanan, mohon dimaklumi. Karena Kabupaten Dharmasraya termasuk kategori kabupaten kecil yang minim fasilitas sarana, prasarana dan akomodasi dalam jumlah yang banyak.
“Semoga kedepannya Dharmasraya dapat berbenah melengkapi sarana dan prasarananya. Dan saya berharap Dharmasraya dapat selalu mengayomi para lanjut usia agar terwujud Indonesia yang bermartabat. Karena menjadi tua itu adalah suatu kepastian yang tidak bisa kita hindari. Tetapi menjadi sosok yang berdaya guna di usa lanjut adalah sebuah pilihan yang terbaik,” pungkas Bupati yang juga sebagai Ketua Apkasi.
Pada acara puncak, Mensos dan para undangan juga tersambung dengan 11 kecamatan di Dharmasraya melalui teleconference. Mensos menyapa para lansia yang hadir di masing-masing kecamatan. Selain acara puncak, Kemensos melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) juga merayakan HLUN secara serentak di 11 titik.
Acara Puncak Peringatan HLUN ke-27 juga dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Delmeria dan Sri Wulan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten/Kota lainnya beserta unsur Forkopimda, Jajaran Direktorat Jenderal/Sentra/Sentra Terpadu/Balai Besar Kemensos RI dari seluruh Indonesia. (***)






