BERITA UTAMA

Dipinjam untuk Ajak Anak Berenang, Mobil Grand Livina Raib Dibawa Kabur Kawan

0
×

Dipinjam untuk Ajak Anak Berenang, Mobil Grand Livina Raib Dibawa Kabur Kawan

Sebarkan artikel ini
DIBAWA KABUR— Mobil Grand Livina milik Herich yang hilang dibawa kabur oleh temannya.

 

PADANG, METRO–Dipinjamkan mobil lantaran mengaku ingin membawa anaknya berenang, seorang pria berinisial EPP malah tega membawa ka­bur mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi BA 1036 WQ milik temannya sendiri. Bahkan, sudah lebih tiga hari,  pelaku belum juga mengembalikan mobil korban.

Aksi penggelapan mobil itu terjadi di Jalan Mangga XIII, Perumnas Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Pa­dang. Tak terima mobilnya digelapkan oleh temannya sendiri, korban bernama Herich pun melaporkan tindak pidana itu ke Mapolresta Padang.

Kepada wartawan, He­rich menceritakan bahwa pelaku EPP meminjam mobilnya untuk membawa anaknya pergi berenang. Lantaran sudah saling kenal Herich pun percaya begitu saja, sehingga me­min­jam­kan mobilnya dengan rentang waktu satu hari.

“Saya meminjamkan mobil tersebut pada hari Kamis 25 Mei dan berencana dikembalikan hari Jumat 26 Mei 2023. Namun hingga hari ini (kemarin-red), mobil tersebut tidak kunjung dikembalikan oleh EPP,” ujar Herich, Minggu (28/5).

Diakui Herich, dirinya dengan pelaku sudah saling kenal sedari lama, bahkan keluarga pelaku pun juga sudah dikenal baik olehnya. Dikarenakan sudah kenal lama itulah, dirinya percaya dan tanpa ragu menyerahkan mobilnya kepada pelaku.

“Rumahnya saya tahu, orang tuanya saya kenal, bahkan adik-adiknya pun saya sudah kenal semua, jadi saya tidak menyangka ia akan melakukan hal ini,” ujar Herich, Minggu (28/5).

Ditambahkannya, pe­laku juga sering menghu­bungi Herich terkait pekerjaan, bahkan pernah me­nawari untuk bekerja di­tempat yang sama di Mentawai.

“Saya dulu juga sering berkomunikasi dengannya, bahkan juga ada pembicaraan terkait pekerjaannya sekarang di Mentawai, bahkan saya juga sempat ditawari bekerja dengannya, namun saat itu tidak saya terima,” kata Herich.

Dikatakan Herich, untuk soal rasa curiga, tidak pernah terlintas di kepalanya lantaran pelaku cukup dikenalnya dengan baik. “Dulu sebelum pensiun, pekerjaan ayahnya bagus, pekerjaannya (EPP) bagus, bahkan adik-adiknya pun demikian, jadi saya tidak ada ragu sedikitpun,” katanya.

Lelah menunggu tanpa ada konfirmasi dari EPP terkait mobilnya, Herich akhirnya mengajak keluarga EPP untuk musyawarah. Namun saat mendatangi keluarganya di Perumnas Belimbing, keluarga pelaku seakan-akan lepas tangan atas perbuatan yang dilakukan oleh anaknya.

“Mereka seakan-akan tidak mau diajak bermu­syawarah, jawaban yang diterima hanya lapor polisi, lapor polisi. Urusan itu kalian berdua, kami tidak tahu, kami tidak tahu kalau dia (pelaku) melarikan mobil, jangan bawa-bawa-bawa kami, kalau merasa ditipu, lapor saja polisi,” lanjut Herich menirukan jawaban dari ayah EPP.

Tak ada titik temu, akhirnya Herich pun melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang dengan nomor laporan LP/B/354/V/2023/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMBAR.

Terkait laporan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Padang Dedy Ardiyansah menyebutkan akan segera menindaklanjuti kasus tersebut. “Iya benar, laporan sudah diterima, la­poran tersebut akan ka­mi proses dan segera ditindaklanjuti,” tutup Dedy. (*)