BERITA UTAMA

5 Rumah di Kawasan Padat Permukiman Terbakar

0
×

5 Rumah di Kawasan Padat Permukiman Terbakar

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar lima rumah di di Perumnas Siteba, Jalan Payakumbuh IV, Kecamatan Nangalo.

 

PADANG, METRO–Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk dan gang sempit di Perumnas Siteba, Jalan Payakumbuh IV, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nangalo, Kota Padang, Kamis, (25/5) se­kitar pukul 14.00 WIB. Son­tak saja, musibah itu mem­buat warga setempat di­buat panik.

Kepanikan itupun dipicu lantaran rumah yang ada di kawasan itu berdempetan, sehingga warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kebakaran terpaksa mengevakuasi barang-barang berharganya dari dalam rumah. Sementara, kebakaran itu dengan cepat merambat dari satu bangunan rumah ke rumah lainnya.

Saat api semakin membesar, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) datang ke lokasi membawa delapan unit armada. Namun, karena lokasi kebakaran di gang sempit, mobil pemadam tidak bisa masuk. Sehingga, petugas terpaksa menarik selang sejauh puluhan meter dari mobil pemadam.

Tak sampai satu jam berjibaku, petugas Damkar pun behasil memadamkan kebakaran tersebut. Hanya saja, lima bangunan rumah beserta perabotannya ludes dilahap si jago merah. Bahkan, 23 orang yang menghuni rumah itu kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

“Saksi melaporkan bahwa ada api yang berasal dari salah satu rumah. Kemudian merambat ke rumah warga lainnya. Dengan cepat, dan sigap personil dan unit Damkar di terjunkan ke lokasi, agar dapat menyelamatkan lo­ka­si terdampak agar dapat meminimalisir terjadinya kemungkinan yang lebih buruk,” Kata Sutan Hendra, Kabid operasional Dam­kar Kota Pa­dang kepada wartawan.

Menurut Sutan, untuk mempercepat proses pemadaman, pihaknya menurunkan 8 unit Armada dan 70 personel. Menuju ke lokasi, pihaknya sempat terkendala dan kesulitan mencapai titik kebakaran, karena banyaknya kendaraan masyarakat yang terparkir di pinggir jalan untuk menyaksikan kebakaran itu.

“Apalagi, kawasan itu gang sempit. Kami terpaksa menarik selang cukup panjang. Proses pemadaman juga dibantu oleh TNI/Polri, PLN, BPBD, PMI, Perangkat kelurahan, RT RW, serta masyarakat sekitar yang berada di lokasi,” jelasnya.

Sutan menuturkan, akibat kebakaran itu, 23 penghuni rumah terpaksa diungsikan. Sebagian mereka mengungsi ke rumah tetangga dan ada juga yang pergi ke rumah kerabatnya.

“”Lama pemadaman hampir satu jam, dan untuk penyebab kebakaran saat ini pihak kepolisian sedang lakukan penyelidikan. Sedangkan kerugian ditaksir Rp 1,2 miliar. Dengan terjadinya musibah kebakaran di yang relatif singkat, Sutan mengingatkan dan mengajak agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya. (cr2)