TANAHDATAR, METRO–DPRD Tanahdatar gelar sidang paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Tiga Ranperda yakni Ranperda Tentang Penanggulangan Bencana, Ranperda Tentang pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Tahun 2023-2043 dan Ranperda Tentang Pencegahan Dan Peningkatan kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Pemukiman Kumuh, Rabu (24/5) di ruang sidang DPRD setempat.
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang disampaikan juru bicara Jasmadi menyampaikan beberapa hal dan perlu dipahami tentang pentingnya suatu aturan atau perundang undangan.
Dikatakan, hal ini mengingat perda yang kita buat oni merupakan pedoman dalam menjalankan atau melaksanakan kegiatan untuk kepentingan rakyat, karena aturan yang dilahirkan, diharapakan akan dapat memberikan kepastian hukum bagi warga negara, melindungi dan mengayomi hak hak warga negara serta memberikan rasa keadilan bagi warga negara serta dapat menciptakan ketertiban dan ketentraman. Ia juga sebutkan, betapa banyak aturan yang dibuat dengan benar, tapi yang menjalankannya tidak mampu dan tidak mau mempedomani aturan tersebut.
Dijelaskan, merujuk pada undang undang no.23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, sebagaimana telah diubah beberapakali, terakhir dengan perpu nomor 2 tahun 2022 tentang cipta kerja tahun 2022 nomor 238 serta PP nomor 21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana. Maka fraksi PAN memberikan pandangan serta pertanyaan sebagai berikut.
Berapa Anggaran yang disediakan untuk penaggulangan bencana di Tanah Datar tolong dibuatkan zonasi tentang wilayah yang rawan bencana, Baik itu bencana alam, maupun bencana non alam.
Sejauh mana bantuan dan keterlibatan Pemerintah Daerah Tanah Datar terhadap penanggulangan bencana ini, terutama pasca bencana kebakaran.
“Kami meminta kepada pemerintah untuk menambah peralatan penaggulangan bencana, karena di saat bersamaan bencana datang, kita sangat kesulitan pada Peralatan dalam penanggulangannya. Bagaimana cara pemerintah daerah meminimalisir berkaca dari bencana-bencana sering terjadi di tanah datar seperti, di Nagari Panyalaian akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan beruntun yang menelan korban jiwa dan rumah masyarakat,” katanya.
Selanjutnya ulas Jasmadi Industri apa saja yang telah di Bina oleh Pemerintah dan dimana saja lokasinya. Komoditi apa saja yang menjadi unggulan dan berpotensi mendukung sector industry yang ada untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tanahdatar.
Apa saja Indikator suatu daerah dikatakan daerah kumuh, mohon berikan Data tentang daerah kawasan Kumuh yang ada di Tanah Datar. “Apa saja tindakan yang telah dilakukan Pemerintah untuk peningkatan kualitas daerah di kawasan kumuh in,” pungkasnya. (ant)






