BERITA UTAMA

Ditinggal Panen Padi, Rumah  Paradi Terbakar, Dua Motor Ikut Ludes, Kerugian Rp 200 Juta

0
×

Ditinggal Panen Padi, Rumah  Paradi Terbakar, Dua Motor Ikut Ludes, Kerugian Rp 200 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar rumah di di Jorong Anau Kadok, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang.

 

SOLOK, METRO–Kebakaran melanda meludeskan satu unit rumah di Jorong Anau Kadok, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok pada Sabtu (20/5) sekira pukul 14.30 WIB. Tak hanya menghanguskan bangunan dan pera­bo­tan, dua unit sepeda motor juga ludes dilahap si jago merah.

Musibah kebakaran itu pun sontak membuat panik warga setempat dan langsung berdatangan ke lokasi. Sembari menunggu petugas Damkar datang, warga sempat melakukan pemadaman dengan alat-alat seadanya agar api tidak menyebar ke rumah-rumah lain.

Namun, upaya warga terbilang sia-sia, lantaran api semakin membesar dan sudah menyebar ke seluruh ruangan di rumah tersbebut. Saat api membesar, petugas Damkar pun tiba di lokasi dan langsung mela­kukan penyemprotan air hingga api berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

Beruntung, dalam mu­sibah kebakaran rumah yang dihuni oleh Paradi (49) dan istri As (46) beserta tiga anaknya, tidak menimbulkan korban jiwa. Pa­salnya, saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan ditinggal tanpa penghuni alias kosong.

“Sewaktu kejadian rumah dalam keadaan kosong karena mereka spergi panen ke sawah orang. Tidak ada orang di rumah. Anak-anaknya juga tidak di rumah,” kata Yuli, warga yang berada di lokasi kejadian.

Menurut Yuli, kebakaran tersebut diketahui warga ketika api sudah membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. Semua isi rumah tidak bisa diselamatkan karena pintu rumah dalam keadaan terkunci.

“Semuanya tidak bisa diselamatkan termasuk dua kendaraan roda dua. Motor BeAT dan Revo. Tadi warga sempat berusaha masuk, tapi pintu rumah terkunci, sehingga warga hanya bisa membantu memadamkan api dengan alat-alat seada­nya,” lanjut Yuli.

Kasi Ops Damkar Kabupaten Solok, Zulhemi Bosy mengatakan, laporan warga masuk pada pukul 14.30 WIB dan petugas langsung memadamkan api menuju lokasi. Namun, pihaknya sempat terkendala akses jalan sempit dan medan jalan yang berliku menuju lokasi.

“Satu unit rumah permanen terbakar, sesampainya di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB, dan bisa dipadamkan lebih kurang dua jam setelahnya. Akses jalan sempit berliku dan berlubang sehingga sempat menjadi kendala serta lokasi TKP yang jauh dari jalan,” tambahnya.

Dijelaskan Zulhemi Bo­sy, kebakaran itu tidak ada menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, kerugian materil semakin bertambah gegara ada dua unit sepeda motor yang ditaruh di dalam rumah ikut ludes terbakar.

“Kerugian belum bisa ditaksir dan kebakaran ini juga menyebabkan keba­karan terhadap dua unit motor milik korban. Ada­pun tim yang diturunkan ke lokasi kejadian yaitu satu regu piket Pos Arusaka, dan satu regu Pos Sumani,” jelasnya.

Menurut Zulhemi Bosy, dugaan sementara, api berasal dari percikan arus pendek karena rumah ketika terbakar dalam kondisi tak bepernghuni. Api dapat di padamkan usai pemadaman oleh dua unit mobil damkar dibantu ma­ syara­kat. “Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta rupiah,” tutupnya. (vko)