METRO SUMBAR

Galeri Rajut Bungo Rayo Resmi di Buka

0
×

Galeri Rajut Bungo Rayo Resmi di Buka

Sebarkan artikel ini

Galeri Rajut Bungo Rayo diresmikan langsung oleh Mardi, Kasi Bina Usaha Industri Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kota Padang, Sabtu (19/1) di Jalan S Parman, Kota Padang.
Galeri Rajut Bungo Rayo merupakan wadah bagi komunitas pecinta bungo rayo untuk belajar dan mempromosikan produk hasil karyanya sendiri serta juga hasil karya ibu – ibu diluar komunitas.
Ketua Komunitas Rajut Bungo Rayo, Yurneli  mengatakan komunitas ini mulai berdiri pada tahun 2016 yang dipakarsai oleh para wanita yang memiliki hobi dan minat yang sama, yaitu merajut dan berkreasi dengan rajutan.
“Komunitas kita terdiri dari ibu-ibu rumah tangga ,pensiunan BUMN, ASN dan pegawai BUMN aktif, dokter, Guru dan Pegawai swasta maupun penggiat wirausaha yang saling berkumpul untuk berkreasi dan berbagi ilmu. Kemudian kami memutuskan untuk membuat akta tertulis didukung dan di Bina oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang serta dinas terkait lainnya,” terangnya.
Galeri Bungo rayo didirikan juga sebagai wadah peningkatan eksistensi kemampuan, kemandirian, dan penguatan sisi finasial bagi Kelompok Usaha Bersama (Kube) yang pada umumnya para anggota bertujuan mendirikan galeri sebagai store display dan sentral produk kerajinan yang diproduksi oleh Kube Bungo Rayo.
“Galeri Rajut Bungo Rayo diharapkan dapat menjadi salah satu sentral kerajinan rajut di kota Padang dengan menjalin kerjasama bersama Kube lainnya dengan minat dan berkat yang sama dan juga sebagai tempat berbagi ilmu, bertukar informasi dan saling belajar mengajar untuk bidang yang terkait dengan kerajinan rajutan,” jelasnya.
“Galeri ini juga kita harapkan menjadi pusat perhatian wisatawan yang berkunjung ke kota Padang, maupun investor terhadap kerajinan rajutan yang mulai berkembang pesat dengan membeerikan kesempatan kepada lebih banyak Kube dan pengrajin lainnya untuk bergabung, serta saling membangun dan mengembangkan sentra ini, selain itu kami mengusung tujuan sosial yaitu berbagi ilmu dan kesempatan belajar mengenai bidang seni kerajinan rajutan kepada orang–orang berkebutuhan khusus, yang kurang mampu, kami juga membuka kerjasama dengan Kube dan pengrajin lainnya untuk sama–sama melakukan misi sosial demi kesejahteraan semua masyarakat di kota Padang dan kami juga akan membuka kelas–kelas merajut dan memfuring,” sambungnya.
Yurneli juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Muhammad Ishaq dan Merry Roswita karena telah memberikan sokongan serta dukungannya agar kami bisa mewujudkan galeri ini.
“Terima kasih kepada Bapak Muhammad Ishaq dan Ibu Merry Roswita yang telah memberi sokongan dan dukungan baik secara moril maupun secara materi, sehingga kami bisa mewujudkan cita – cita kami melalui bantuan berupa Gedung yang menjadi tempat membentuk Galeri, kami harap dukungan penuh dari semua dinas terkait untuk mengembangkan seni kerajinan rajutan di kota Padang menjadi lebih baik,” katanya.
Pengurus Komunitas Rajut Bungo Rayo, Ketua Yurnelli,Wakil Ketua Merry Roswita,Bendahara Rakhma Yeni,Sekretaris Erfina Yanti dan anggota Elviera Yulita, Elwida,Eni Gusni, Gusmiar, Habibah, Hidayati, Misyenvier Aida, Muryanis, Netti Ermawati, Novia Trisdanora, Nurheida, Rima Wahyuni,Siti Lusiyanti, Tryani Novera Sudiharto, Venny Indriasari, Yeni Wilda, Yetti Almoenir, Yurdalena, Zakiyah Ulya
Sementara itu, Kasi Bina Usaha Industri Dinas Tenaga Kerja dan Industri kota Padang, Mardi mengatakan Galeri Bungo Rayo adalah Komunitas kumpulan ibuk–ibuk yang dapat bersinergi dengan wilayah sekitar.
“Kami mengharapkan komunitas ini bisa bersenergi dengan Pemko Padang , kerjasama yang baik, kami selalu memberikan perhatian kepada pembinaan UKM yang ada di kota Padang, mulai dari menfasilitasi, memberikan bantuan alat–alat untuk memajukan UKM di kota Padang, dan itu akan menjadi jadi cikal bakal baru karena ini kali pertama Galeri merajut tercipta di kota Padang,” ujarnya.
“ Galeri Merajut Bungo Rayo ini mudah–mudahan kedepannya bisa memicu dari kelompok galeri–galeri di kota Padang,” tutupnya. (pl1)