PADANG, METRO–Pengurus Komunitas Pedagang Pasar (KPP) Padang, Irsal Mawardi (52) menjadi korban dugaan penganiayaan yang terjadi di Pasar Raya Padang. Kejadian menimpa Irsal Mawardi tersebut terjadi di samping Sentral Pasar Raya (SPR), Rabu (18/5) pukul 15.00 WIB.
Akibat kejadian yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) itu korban mengalami luka memar di bawah pelipis mata kanan. Hingga kemarin, korban masih dalam perawatan Rumah Sakit Bhayangkara Padang.
Tak mau diperlakukan seperti itu Irsal Mawardi melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang dengan Laporan Polisi nomor LP/B/325/V/2023/SPKT/Polresta Padang tertanggal 17 Mei 2023.
Hal ini diungkapkan oleh pihak keluarga Irsal Mawardi, Jefri Mawardi. Jefri meminta perlindungan pihak kepolisian dan melakukan pengusutan penganiayaan yang menimpa anggota keluarganya.
“Pada saat ini kondisi kakak saya sangat memperihatinkan. Terdapat luka dan bengkak di bagian pelipis wajah kanan,” ucapnya saat ditemui RS Bhayangkara mendampingi kakaknya yang melakukan visum.
Ketua KPP Padang Asril Manan yang juga berada di RS Bhayangkara membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyayangkan peristiwa yang menimpa Irsal Mawardi.
Menurutnya, dugaan penganiayaan ini merupakan suatu tindakan yang tidak mengenakkan. “Kita minta polisi mengusut tuntas supaya keadilan itu dapat ditegakkan,” ujarnya
“Serahkan semua kepada pihak kepolisian. Kita berharap kasus ini ditangani dengan tuntas,” pungkasnya. (ped/cr2)





