KAMBOJA, METRO–Berakhir sudah rangkaian final bulutangkis (individu) di SEA Games 2023, Selasa (16/5). Indonesia sukses merebut empat emas, alias memaksimalkan kesempatan di final.
Morodok Techo National Stadium Badminton Hall menjadi venue partai-partai final itu. Indonesia memiliki enam wakil di partai puncak, termasuk All Indonesian Final di dua nomor.
Emas pertama di final bulutangkis SEA Games 2023 ini diraih dari Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang turun di ganda campuran. Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati sukses merebut medali emas usai mengalahkan pasangan Malaysia Yap Roy King/Cheng Su Yin melalui rubber gim dengan skor 20-22, 21-8, dan 21-16.
Pasangan Indonesia memulai setengah gim pertama dengan serangan-serangan yang efektif. Namun, Yap/Cheng memaksa Rehan/Lisa untuk bermain cepat dengan serangan-serangan agresif mereka.
Malaysia sempat unggul 20-18, namun pasangan Indonesia mengejar lagi untuk menyamakan kedudukan 20-20. Tapi, gim pertama akhirnya dimenangkan oleh Yap/Cheng dengan skor tipis 22-20.
Tak seperti gim pertama yang berlangsung ketat, Rehan/Lisa mendominasi gim kedua dengan tampil begitu percaya diri dan yakin untuk merebut kemenangan. Pasangan Merah-Putih mencuri delapan poin pertama tanpa memberikan satu poin pun kepada lawan. Hingga pertengahan babak, Indonesia memimpin 11-3. Perebutan poin berlangsung cukup cepat namun dengan selisih skor yang jauh, sehingga gim kedua menjadi milik Indonesia dengan skor 21-8.
Pada awal gim ketiga, pertandingan berlangsung cukup sengit dengan perolehan satu hingga dua poin saja. Rally-rally panjang kembali berlangsung ketat dan kedua pasangan berusaha bertahan dari serangan lawan. Namun, pasangan Indonesia mampu tampil agresif dan kompak sehingga berhasil merebut poin demi poin. Rehan/Lisa menghentikan perolehan poin pasangan Malaysia di angka 16 dan menutup kemenangan dengan skor 21-16.
Berikutnya, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi meraih emas berikutnya usai memenangi All Indonesian Final lawan Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose. Tiwi/Ana menyelesaikan pertandingan dalam dua gim langsung atas ganda putri muda Indonesia dengan skor 21-17 dan 21-16.
Kedua pasangan ganda putri tersebut tampil tanpa beban untuk memperebutkan poin. Meilysa/Rachel yang lebih junior dari Tiwi/Ana mampu memberikan perlawanan cukup sengit di gim pertama, bahkan sempat unggul dalam pengumpulan poin.
Namun, Tiwi/Ana mencoba tampil lebih tenang hingga merebut kemenangan di gim pertama dan kedua dengan permainan yang cepat, taktis, dan rapi.
Partai ketiga menjadi satu-satunya final bulutangkis hari ini yang tidak menghadirkan wakil Indonesia. Nomor ini direbut tunggal putri Thailand Supanida Katethong yang menang lawan rekan senegaranya, Lalinrat Chaiwan.
Di partai keempat hadir duet ketat pada nomor tunggal putra, yang juga merupakan All Indonesian Final. Christian Adinata berhasil menang atas Chico Aura Dwi Wardoyo lewat rubber game. Pemain 21 tahun itu sukses memetik kemenangan dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-12, 18-21, 21-18.
Kemenangan itu semakin terasa manis karena Nata sejatinya bertanding di nomor perorangan untuk menggantikan Shesar Hiren Rhsutavito yang mendadak mundur akibat cedera.
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan kemudian melengkapi kesuksesan tersebut dengan meraih kemenangan dua gim langsung melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, di final ganda putra. Pramudya/Yeremia mengalahkan lawan mereka tersebut dengan skor 21-17, 21-19.
Secara keseluruhan, Indonesia meraih lima emas bulutangkis SEA Games 2023. Satu emas lainnya diraih dari nomor beregu putra. 5 emas tersebut membuat Indonesia menjadi juara umum cabang bulutangkis di Kamboja. (*/rom)





