METRO PESISIR

Bimtek 103 Kepala Sekolah se- Padangpariaman, Menuju KLA  dan Terwujud SRA

0
×

Bimtek 103 Kepala Sekolah se- Padangpariaman, Menuju KLA  dan Terwujud SRA

Sebarkan artikel ini

 

PADANGPARIAMAN, METRO–Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Padangpariaman terus berlanjut. Kali ini menargetkan Kepala Sekolah di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar se-Kabupaten Padang­pariaman.

Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang me­ngung­kapkan, Kabupaten Padangpariaman telah berkomitmen menjadikan Kabupaten Pa­dang­pa­riaman sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Sekarang sebanyak 103 Kepala Sekolah Dasar mengikuti Bimtek, Bimtek terdiri dari 4  gelombang dan akan berlangsung selama 4 hari mendatang, dengan terwujudnya SRA,” kata Wakil upati Pa­dangpariaman Rahmang seraya berharap anak-anak di Kabupaten Padangpariaman dapat terjamin pemenuhan haknya, baik itu hak hidup, kelangsungan hidup, non diskriminasi serta penghargaan terhadap anak.

“Sekolah Ramah Anak dikembangkan dengan harapan untuk memenuhi hak dan melindungi sepertiga hidup anak yang dihabiskan di sekolah,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Rahmang menyebutkan, untuk mewujudkan SRA dibutuhkan berbagai elemen. Dimulai dari komitmen kebijakan, punya proses pembelajaran, tenaga kependidikan, sarana pra­sarana, partisipasi anak, partisipasi orang tua, masyarakat, dan dunia usaha.

Baca Juga  Perubahan Tahun Anggaran 2022, Wako Genius Sampaikan Nota Keuangan RAPBD

“Semua sekolah di satuan pendidikan harus mengimplementasikan SRA pada satuan pendidikan masing-masing dan dengan SRA mari kita jadikan Kabupaten Padangpariaman sebagai Kabupaten Layak Anak. Target kita di tahun 2023 ini adalah kita bisa meraih predikat Nindya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Padangpariaman Sumani mengungkapkan, program Sekolah Ramah Anak termasuk dalam cluster keempat dari lima cluster Kabupaten Layak Anak.

“Kluster keempat dalam Kabupaten Layak Anak adalah pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya,” tamahnya.

Bimtek SRA ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Rianto, Asisten Fakhriati, Kelapa Dinas Pendidikan Anwar, dan jajaran Dinsos P3A. (efa)

“Sekarang sebanyak 103 Kepala Sekolah Dasar mengikuti Bimtek, Bimtek terdiri dari 4  gelombang dan akan berlangsung selama 4 hari mendatang, dengan terwujudnya SRA,” kata Wakil upati Padang­pariaman Rahmang seraya berharap anak-anak di Kabupaten Padangpariaman dapat terjamin peme­nuhan haknya, baik itu hak hidup, kelangsungan hidup, non diskriminasi serta penghargaan terhadap anak.

Baca Juga  Pendamping PKH Dorong Keluarga Penerima Manfaat Tingkatkan Kesehatan

“Sekolah Ramah Anak dikembangkan dengan harapan untuk memenuhi hak dan melindungi sepertiga hidup anak yang dihabiskan di sekolah,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Rahmang menyebutkan, untuk mewujudkan SRA dibutuhkan berbagai elemen. Dimulai dari komitmen kebijakan, punya proses pembelajaran, tenaga kependidikan, sarana pra­sarana, partisipasi anak, partisipasi orang tua, masyarakat, dan dunia usaha.

Kepala Dnas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Padang­pariaman Sumani mengungkapkan, program Sekolah Ramah Anak termasuk dalam cluster keempat dari lima cluster Kabupaten Layak Anak. (efa)