TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM bersama Isteri Ny. Iise Eka Putra didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Abdul Hakim, Inspektur Desi Rima dan beberapa pejabat di lingkup Pemerintah Daerah, penuhi undangan halal bihalal Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) Kabupaten Bungo yang digelar pada Minggu (14/5) di ruang pertemuan komplek rumah dinas Bupati Bungo.
Kehadiran Bupati Eka Putra bernama rombongan disambut langsung oleh Bupati Bungo H. Mashuri bersama Isteri Ny. Verawaty Mashuri dan segenap jajarannya serta seluruh pengurus IKLB Bungo dan ratusan anggotanya.
Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bungo dan segenap perantau IKLB Bungo yang telah menyambut dengan sangat luar biasa kehadiran dirinya dan rombongan. “Alhamdulillah, ini sangat luar biasa sambutannya kepada kami. Ini yang perdana kami kesini menghadiri undangan perantau, sekaligus bisa bersilaturahmi dengan Pemerintah Daerah disini,” kata Bupati Eka Putra.
Bupati Eka, juga mengharapkan para perantau Tanah Datar yang berada di Bungo bisa bersinergi dengan Pemda setempat sehingga walau berada di perantauan namun serasa hidup seperti di kampung halaman sendiri, tapi jangan melupakan kampung halaman.
Selanjutnya, Bupati Eka Putra juga menyampaikan berbagai informasi sekitar pembangunan dari kampung halaman terutama terkait program unggulan daerah. Yang mana, selama 2 tahun 2 bulan kepemimpinannya Pemda Tanah Datar terus berupaya memantapkan langkah untuk memajukan kabupaten Tanah Datar dengan mencari yang baru untuk percepatan pembangunan dan kesuksesan program unggulan yang telah diluncurkan.
“Dibidang keagamaan, kita punya program satu rumah satu hafizh dan hafizah. Alhamdulillah melalui program tersebut, saat ini sudah ada sekitar 14 ribu anak yang hafizh Quran, harapan kami pada 20 sampai 30 tahun mendatang lebih dari separuh penduduk Tanah Datar merupakan seorang hafizh,” sampai Eka Putra.
Selain itu, tambah Bupati Eka, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meringankan beban biaya produksi pertanian, Pemda juga membuat program bajak sawah gratis. Tidak itu saja, kata Eka Putra, dibidang pertanian Pemda Tanah Datar juga memiliki program asuransi padi, dan asuransi ternak. “Jadi di Tanah Datar bukan hanya masyarakat saja yang diasuransikan, ternak sapinya juga kita asuransikan dengan biaya dari APBD,” terang Eka Putra. (ant)






