PADANG, METRO–Gedung bekas kantor pajak milik Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar yang berada persis di samping Basko Hotel, Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara mengalami kebakaran, Minggu (14/5) sekira pukul 08.43 WIB.
Sontak saja, kebakaran itu sempat membuat untuk menyelamatkan diri karena khawatir api menyambar bangunan hotel. Sedangkan pengendara maupun warga sekitar juga ramai di lokasi menyaksikan kebakaran hebat tersebut.
Api pun dengan cepat menyebar di seluruh bagian gedung lantai dua tersebut. ak lama berselang, belasan unit mobil pemadam milik Damkar Kota Padang tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air. Setelah satu jam lebih berjibaku, petugas pun berhasil memadamkan api.
Kabid operasional Damkar Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan diduga api berasal dari belakang gedung pajak. Melihat kepulan asap dan api yang membesar, warga yang berada di lokasi kejadian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
“Dari keterangan saksi, api berasal dari belakang gedung. Namun untuk memastikan biarlah pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dipastikan musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir capai Rp 1 miliar,” jelas Sutan Hendra.
Sutan Hendra menuturkan, sebelum pihaknya sampai di lokasi, pihak Basko hotel telah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya agar api tidak merambat ke bangunan hotel. Setelah mendapat laporan, pihaknya pun langsung mengerahkan armada dan puluhan personel ke lokasi.
“Sebanyak 11 unit serta 70 personil Damkar Kota Padang diturunkan untuk memadamkan api, Api berhasil kita padamkan satu jam setelah kita datang. Dalam proses pemadaman, kami tidak ada menemukan kendala dan pemadaman lancar berkat bantuan pengamanan dari Polisi,” ujar Sutan.
Dijelaskan Sutan, objek yang terbakar merupakan gedung dengan dua lantai. Luas yang terbakar lebih kurang 2000 meter persegi. Dengan cepatnya proses pemadaman, pihaknya berhasil menyelamatkan tiga bangunan lain dari kebakaran yakni hotel, mall dan stasiun.
“Luas area yang akan terdampak 50 x 50 meter. Gedung terbakar mengalami rusak berat. Setelah dipadamkan, kami melakukan pendinginan sekaligus mengecek ke seluruhan gedung untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran susulan,” katanya.
Sementara saksi yang juga pengunjung Basko Hotel mengatakan, ketika dia hendak keluar hotel, dia melihat ada asap yang berasal dari bekas kantor Kanwil DJP Sumbar Pajak itu.
“Tak lama setelah itu keluar api dan semakin besar. Saya pun kaget ada api besar dan posisinya berdekatan dengan hotel tempat saya menginap, saya masuk kembali ke dalam hotel untuk menjemput istri dan anak saya untuk pergi ke tempat aman,” ungkap Rusdi. (cr2)






