PDGPARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan sepanjang peringatan HUT Padangpariaman ke 186 tahun 2019 telah menyelenggarakan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Layanan berlangsung selama tiga hari yang diikuti oleh seluruh OPD, Instasi Vertikal, BUMN dan lainnya. ”Berbeda dari tahun sebelumnya, sekarang kita adakan layanan gratis kepada masyarakat. Semua lengkap disini, ada buat KTP, KK, IMB, Izin Usaha, Samsat, SIM Keliling, Perpustakaan, Bank Nagari, Donor Darah, Cek kesehatan oleh Dokter Spesialis dan lainnya. Artinya kita jadikan rakyat sebagai raja,” kata Ali Mukhni.
Layanan ini, kata Ali Mukhni, diberi nama GAPURA PAPA atau Gerai Pelayanan Untuk Rakyat. Diharapkan segala adminstrasi yang dibutuhkan masyarakat bisa diselesaikan dan dituntaskan. Orang Nomor Satu di Padang Pariaman itu menghimbau agar para Camat dan Wali Nagari beserta jajarannya agar mengerahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan langsung di tempat. “Yang kita lakukan hari ini untuk implementasi motto Saatnya Rakyat Menikmati. Aparatur gembira melayani, Masyarakat senang dilayani,” ungkapnya.
Bupati Ali Mukhni juga mengakui jika peringatan HUT Padangpariaman memiliki arti yang cukup penting sebagai tolak ukur untuk mengevaluasi kembali perjalanan, hasil dan pencapaian yang telah diraih Kabupaten Padangpariaman hingga saat ini.
“Yang jelas dengan adanya peringatan HUT kali ini, kita bisa kembali menoleh sejarah masa lalu ketika terbentuknya Kabupaten Padangpariaman. Selanjutnya momen tersebut menurutnya tentunya bisa dijadikan sebagai motivasi untuk lebih memajukan pembangunan daerah serta mensejahterakan masyarakat kita yang ada di Kabupaten Padangpariaman ini,” terang Ali Mukhni.
Untuk itulah jelas putra V Koto Kampuang Dalam ini, ke depannya pihaknya dari Pemkab Padangpariaman tentunya tetap akan memprioritaskan berbagai program prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya. “Yang jelas memasuki usia ke 186 ini kita tentunya berharap Padangpariaman ke depannya bisa lebih baik lagi. Baik itu dari segi pembangunan fisik, mental dan spritual, pembangunan bidang keagamaan, maupun pembangunan bidang ekonomi lainnya,” terangnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Muhammad Fadhly mengatakan, animo masyarakat cukup tinggi memanfaatkan layanan Gapura Papa. Layanan yang dibuka sejak pagi hingga sore hari telah melayani sebanyak 39 penduduk. “Kita turunkan tim sebanyak 10 orang dengan membawa alat perekaman KTP, KK, Akte Kelahiran dalam lainnya Semoga lebih banyak lagi masyarajat yang datang dua hari ke depannya” kata Fadhly, Kadis berprestasi tingkat nasional itu.
Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara mengaku banyak didatangi masyarakat yang mengurus IMB dan Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). “Untuk pengurusan IMB ada 8 permohonan dan tiga untuk PIRT. Kemudian banyak juga masyarakat yang konsultasi izin usaha dan prosedur perizinan” kata Peraih Penghargaan Peringkat Pertama Pelayanan Publik tingkat Sumbar itu.
Sementara itu, Wabup Suhatri Bur menyatakan akhir tahun 2018 banyak membawa berkah bagi Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Sebab kerja kerasnya dalam melayani masyarakat berbuah prestasi di tingkat nasional (lihat grafis). Bahkan khusus di bidang pelayanan publik, Pemkab Padangpariaman menempati peringkat teratas dari Hasil Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik se-Indonesia yang dilakukan KemenPAN-RB.
“Intinya, saya mendorong agar inovasi kita menjadi pelayanan yang mudah dan tanpa biaya, sehingga masyarakat bisa senang. Semua itu tujuannya tentu untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dikatakan, perolehan prestasi tersebut tidak terlepas dari doa dan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Padangpariaman. Begitupun stakeholder terkait ataupun mitra kerjanya. “Mulai tahun depan, inovasi kita pasti akan lebih banyak dan mengejutkan. Namun sekarang tidak saya bocorkan dulu. Itu pesan dari Pemerintah Pusat agar tidak diambil sama yang lain,” katanya.
Menurutnya, motivasi untuk berinovasi sangat penting agar seluruh OPD di Padangpariaman mampu menjadi percontohan nasional. Sebab, prestasi yang diperoleh Padangpariaman sekarang, baru mengunggulkan tiga OPD. Yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP), serta Dinas Kesehatan. “Tiga dinas kita ini sekarang sudah menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia. Bahkan ada program dinas kita yang menjadi program nasional, seperti Padangpariaman Sehat yang kini dikenal PIS-PK di Kemenkes,” tambahnya mengakhiri.(efa)





