PAYAKUMBUH/50 KOTA

72 Kuda dari Berbagai Daerah Berpacu di Gelanggang Kubu Gadang

0
×

72 Kuda dari Berbagai Daerah Berpacu di Gelanggang Kubu Gadang

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Pj.Wali Kota Payakumbuh, saat memberikan sambutan pada event pacuan kuda di Kubu Gadang.

POLIKO, METRO–Membuka lembar ka­lender pertama di tahun 2023, Open Race Pacu Kuda Kota Payakumbuh digelar di Lapangan Pa­cuan Kuda Kubu Gadang, Minggu (5/2). Ajang ini diikuti oleh 72 kuda dari berbagai daerah dengan 16 race. Selain gratis untuk penonton, pacuan ini juga dapat di­saksikan live me­lalui saluran TV lokal, Denai TV.

Acara ini dibuka oleh Wali Kota Rida Ananda, tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, Kapolres Payakumbuh AKBP Wah­yuni Sri Lestari, Sekreta­ris Daerah Dafrul Pasi Ke­tua Pordasi Provinsi Su­matera Barat Deri Asta, Ketua Pordasi Kota Payakumbuh Riza Falepi, Ke­tua Dekranasda Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman, Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus, Ketua Panitia Dasril, dan tamu unda­ngan lainnya.

Dalam laporannya Ke­tua Panitia Dasril mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan pordasi sumbar. Acara ini terlaksana dari support Pemko Payakumbuh, pimpinan bank nagari, sponsor dan donatur. Terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya terhadap pelaksanaan iven ini. Termasuk bantuan keamanan 200 personil dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub,” paparnya.

Baca Juga  Ketua PKK Ajak Masyarakat Siapkan Generasi Unggul

Tokoh Niniak Mamak mewakili dua nagari, Ke­tua KAN Tiakar Arizal Arda Dt. Pobo Nan Putiah menyampaikan apresiasi kepada Pordasi, pemerintah kota, dan panitia yang terus menggeliatkan iven pacu kuda sebagai agenda rutin di Kota Payakumbuh. “Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami Nagari Tiakar dan Koto Nan Godang. Iven ini dapat meningkatkan eko­nomi masyarakat dan peternak kuda, serta penikmat pacuan merasa terhibur. Atas nama dua nagari, Tiakar dan Koto Nan Godang kami bersyukur sekali,” ungkapnya.

Dt. Pobo Nan Putiah menyebut apapun kegiatan di gelanggang pacuan kuda, pemerintah tetap melibatkan dan meminta izin kepada nagari. “Semoga setiap tahun kegiatan ini ada terus. Kami berharap adanya Lebaran Cup Nagari Tiakar dan Koto Nan Godang di agenda kedepan,” tukuknya.

Ketua Pordasi Kota Payakumbuh Riza Falepi menyebut jabatan Ketua Pordasi biasanya dijabat langsung oleh kepala daerah selaku eks officio, dirinya sudah habis masa jabatan sebagai wali kota, makanya selanjutnya diserahkan kepada Pj. Wali Kota Rida Ananda. “Jabatan Ketua Pordasi akan diteruskan oleh Rida Ananda selaku kepala daerah, kami berharap bisa melanjutkan tugas-tugas kedepannya untuk kemajuan pacu kuda di Kota Payakumbuh. Iven hari inipun berlangsung cukup bagus, ramai sekali,” ujarnya.

Baca Juga  Mengembalikan Citra Minangkabau, Wawako: Hadirnya LAKAM Menjadi Tantangan

Pj. Wali Kota Rida A­nanda mengatakan iven pacu kuda selain menggeliatkan olahraga, juga mem­beri dampak kepada pariwisata daerah. Ada­nya iven ini tak hanya dirasakan oleh pecandu pacu kuda saja, namun UMKM dapat ikut kecipratan berkah dengan me­ningkatnya transaksi jual-beli. “Kami berharap pacu kuda dapat menjadi iven menarik banyak pengunjung datang ke daerah. Kami menyambut baik harapan tokoh KAN terkait menyemarakkan iven ini,  kita menggelar 2 kali pacu kuda dalam setahun,” ung­kapnya.

Ketua Pordasi Sumbar menyebut iven Pacu Kuda di Kota Payakumbuh menjadi pembuka kalender pacuan pertama di Suma­tera Barat, bahkan Nasio­nal. Dirinya mengapresiasi dukungan dan semangat seluruh pihak yang telah menyukseskan iven pacu kuda di daerah. “Tam­bahan informasi, kabar gembira, Provinsi Sum­bar menjadi tuan rumah Kejurnas seri 1 dan 2 pada tahun ini, akan dilaksanakan di Kota Sawah Lunto. Mari kita sambut baik ini dan membuktikan bahwa Sumbar mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan menyenangkan,” pungkasnya. (uus)