SOLOK/SOLSEL

Pemkab Solsel Torehkan Deretan Prestasi

0
×

Pemkab Solsel Torehkan Deretan Prestasi

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN—Bupati Solok Selatan Kahirunnas mendapatkan penghargaan.

PADANG ARO, METRO–Deretan prestasi terus ditorehkan Kabupaten Solok Selatan, baik itu tingkat provinsi hingga nasional. Teranyar, kabupaten ini menerima dua penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Dua penghargaan diterima dari Lomba Badan Usaha Milik Nagari/Desa (BUMNag/Desa) sebagai nominasi BUM Desa Inspiratif kategori BUM Desa Bermanfaat oleh BUMNag Madani Lubuak Malako.

Bupati Solok Selatan juga mendapatkan penghargaan karena  berhasil 100 persen mentransformasikan Eks Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan (PNPM–MPd). Sebanyak 7 (tujuh) UPK eks PNPM–MPd yang tersebar pada seluruh kecamatan di Solok Selatan, telah bertransformasi 100 persen menjadi BUMDesa bersama sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Mendes-PDTT, Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan langsung penghargaan ini dalam gelaran Pesta Rakyat Hari BUM Desa yang diselenggarakan di Kabupaten Bintan,  Kepulauan Riau, Kamis (2/2).

Dengan diterima dua penghargaan ini, Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan rasa syu­kurnya karena kabupaten yang dipimpinnya terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Khairunas juga berterima kasih kepada berbagai pihak yaang terlibat dalam upaya untuk membawa Kabupaten Solok Selatan terus melompat dan namanya bisa harum dari berbagai prestasi.

Baca Juga  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020, Zona Orange Covid-19, Upacara Dilaksanakan secara Virtual

Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Desa PDTT, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masya­rakat dan Desa, Dinas Sosial PMD Solok Selatan, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat dan pendam­ping desa beserta seluruh masyara­kat terkhusus pengurus BUMNag Madani dan Pemerintahan Nagari Lubuk Malako yang telah berhasil mengantarkan Kabupaten Solok Selatan meraih penghargaan tingkat nasional tersebut.

“Dengan diraihnya penghargaan tingkat nasional, seluruh jajaran pemerintah, terkhusus Dinas Sosial PMD untuk lebih semangat lagi melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap BUMNag di Solok Selatan agar lembaga ekonomi masyarakat nagari tersebut terus tumbuh dan berkembang serta memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya usai menerima penghargaan tersebut.

Untuk diketahui, BUMNag Madani terletak di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan yang berdiri pada 10 November 2017. Pendirian BUMNag Madani berawal dari keinginan masyarakat Nagari Lubuk Malako untuk pengembangan potensi dan aset nagari,  diantaranya Perkebunan Kelapa Sawit (Plasma) Nagari, Pasar Nagari, 3 Unit Mobil, Pamsimas dan lain-lain.

Baca Juga  Penajaman dan Penyelarasan Visi Misi dan Arah Kebijakan Pembangunan, Pemko Gelar Musyawarah RPJP

Hingga tahun 2022, BUMNag Madani telah memiliki omset  sebesar Rp 3,141 miliar, berasal dari Perkebunan Sawit sebesar Rp 3,06 miliar, Jasa Penyewaan Tarnsportasi Rp 62,73 Juta dan Pasar sebesar Rp. 18,72 juta.

Sejak berdirinya BUMNag Ma­dani telah berkontribusi secara aktif membantu Pemerintah Nagari Lubuk Malako meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masya­rakat seperti pembangunan jalan, irigasi, rehabilitasi Rumah Gadang, pembelian lahan untuk TPU  dan bantuan pembangunan masjid dan mushola setiap tahunnya.

Selain sektor infrastruktur BUMNag Madani juga memberikan bantuan pada sektor pendidikan kepada masyarakat Lubuk Malako antara lain Beasiswa untuk siswa berprestasi dan kurang mampu, Subsidi SPP untuk siswa MA Swasta Lubuk Malako sebesar Rp 100 Juta/Tahun, Reward untuk Siswa  Tahfidz sebesar Rp 1 juta/juz, Subsidi SPP mahasiswa Kampus PSDKU PNP Solok Selatan sebesar Rp 250 ribu/mahasiswa per semester.

Sementara itu kontribusi nyata BUMNag Madani yang berdampak pada pembangunan di Kabupaten Solok Selatan adalah pembelian lahan untuk pembangunan Kampus POLITEKNIK Padang PSDKU Kabupaten Solok Selatan seluas 15 hektar dan pembelian lahan untuk Rumah Sakit Pratama Solok Selatan Seluas 8 Hektar. (ade)