METRO SUMBAR

Peduli Keselamatan dan Identitas Anggota, Pengurus Koperbam Bagikan APD dan SK

0
×

Peduli Keselamatan dan Identitas Anggota, Pengurus Koperbam Bagikan APD dan SK

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN APD— Ketua Koperbam Chandra didampingi Sekretaris Nursal Uce M, SH, Ketua PUK Yonnismon dan Bendahara Muharman serahkan APD kepada perwakilan anggota.

PADANG, METRO–Tidak memihak dari ke­lompok mana berasal, yang penting anggota Koperbam Pelabuhan Teluk­bayur, mencari nafkah di areal pelabuhan mendapatkan haknya. Ratusan  Alat Pelindung Diri (APD) berupa sepatu kerja, baju kerja dan kaos, Jumat (3/2) dibagikan oleh pengurus.  Tak hanya itu pengurus juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk 40 orang anggota baru. Bahkan  mereka juga men­da­patkan kartu pas pelabuhan.

Dipimpin langsung Ketua Koperbam Telukbayur Chandra melibatkan Sekretaris Nursal Uceh, M, SH, Bendahara Muharman, Ke­tua PUK Telukbayur Yon­nismon, Ketua BP Riswan dan dua anggota­nya Abu Zamar, Mardis, ratusan sepatu kerja di­bagikan langsung.

“Alhamdulillah, semua ini berkat kerjasama yang apik diantara pengurus dan anggota Koperbam. Mereka sangat memahami kepentingan yang harus ada sebagai pekerja di pelabuhan. Ini bentuk kepedulian dan cepat tanggap kami sebagai pengurus untuk anggota dan untuk kita bersama,” sebut Chandra.

Dikatakan Wakil Ketua Inkop Indonesia ini, bahwa   Pengurus Koperasi Bong­kar Muat (Koperbam) Telukbayur, selalu nyinyir mengingatkan kepada ang­gota untuk tetap me­ngedepankan keselamatan dalam berkativitas. Setiap rapat rutin dan brifing pagi, kepada Kepala Regu Kerja (KRK) pengurus meningatkan agar lalukan cek anggota di lapangan, surat pe­rintah kerja (SPK), lokasi kerja dan jadwal kerja.

Menerapkan kewajiban penggunaan Alat Pelin­dung Diri (APD) dan safety lainya bagi anggota pelabuhan saat  bekerja, selalu diingatkan. Dan perlu di­ingat, yang mendapatkan APD ini seluruh angggota Koperbam. Mereka berhak mendapatkannya.   “Ini penting untuk menekan terjadinya kecelakaan kerja,” ujar Chandra.

Baca Juga  Polda Sumbar Berikan Santunan kepada Anak Yatim

Untuk saat ini, jelas Chandra pembagian helm kerja, baju kerja bagi 40 o­rang anggota baru sudah kita adakan, namun untuk rompi diperkirakan dua bulan lagi. Setelah mereka mendapatkan SK dengan berarti mereka sudah masuk dalam keluarga besar Koperbam Telukbayur.

Untuk diketahui, anggota baru itupun sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, kesehatan, tercatat dalam iuran simpanan po­kok, simpanan wajib, se­karela dan pengurusan kartu pas pelabuhan.  “Semuanya sudah mereka miliki,” jelas Chandra.

Dikatakan Chandra, peng­gunaan APD merupakan salah satu cara untuk mencegah  atau menekan kecelakaan yang terjadi di lingkungan kerja. “Kami tidak pernah  bosan me­ngimbau kepada anggota Koperbam untuk selalu memelihara budaya keselamatan, hidup sehat, se­perti menjaga keselamatan mereka dalam bekerja.

Dijelaskannya, semua anggota di Pelabuhan bong­kar muat Telukbayur mentaati peraturan menggunakan APD dengan baik.

Peraturan menggu­na­kan APD ini sudah dianggap penting dan bersifat wajib.  Tujuannya untuk mengantisipasi risiko saat bekerja, berikut menjaga keselamatan pekerja maupun orang lain di sekelilingnya.

“Saya mengapresiasi anggota Koperbam Telukbayur sadar dan mau meng­gunakan APD dan safety lainnya. Seperti helm, sepatu bot dan rompi pada saat bekerja, termasuk identitas lainnya demi lancarnya proses bongkar muat,” lanjutnya.

Baca Juga  Luak Nan Tuo Terima Bantuan Keserasian Sosial

Selain itu, sebut Chandra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Inkop Indonesia dan Koordinator penanggungjawab SDM Wilayah Sumatera ini, me­nyebutkan, KRK yang berjumlah 52 orang dengan masing masing regu memiliki anggota 12 hingga 11 orang juga diharapkan bisa mendidik anggotanya di lapangan dalam hal tentang keselamatan kerja.

KRK di lapangan merupakan ujung tombak pe­ngurus di lapangan. Baik buruknya terjadi di lapa­ngan, berimbas kepada organisasi. Selain itu ketelitian bekerja dan keselamatan barang saat dibong­kar juga jadi acuan bagi Koperbam. ”Kita pelayan jasa dan berikanlah pela­yanan sebaik baiknya,” sebut Chandra.

Sebagai pelayanan ja­sa, pengurus yang meng­gelar rapat rutin hampir tiap minggu itu juga mengingatkan kepada anggota dan khususnya KRK, merupakan ujung tombak di lapangan, menjaga keselamatan barang. Selain menjaga keselamatan diri, keselamatan barang juga jadi prioritas utama.

 “Melindungi para pekerja melalui upaya pe­ngendalian yang memenuhi standar akan menimbulkan kondisi kerja yang a­man dan nyaman dan akan berdampak pada pening­katan produktifitas perusahaan. Kesadaran akan pen­tingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja perlu untuk diwujudkan untuk mencegah adanya kecelakaan kerja. Ini akan kita uber secepatnya, “ tandas Chandra.(ped)