BERITA UTAMA

Ngeri! Ibu Muda Tabrakkan Diri ke Kereta Api di , Korban Berlari ke Tengah Rel lalu Terlindas, Satu Kakinya Putus dan Tewas di Tempat, Kabupaten Padangpariama

0
×

Ngeri! Ibu Muda Tabrakkan Diri ke Kereta Api di , Korban Berlari ke Tengah Rel lalu Terlindas, Satu Kakinya Putus dan Tewas di Tempat, Kabupaten Padangpariama

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Jenazah wanita yang tewas akibat tabrakkan diri ke kereta api dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Padangpariaman.

PADANGPARIAMAN, METRO–Mengerikan. Seorang ibu muda tewas dengan kondisi mengenaskan akibat terlindas lokomitif pekerja perbaikan rel kereta api di Korong Rimbo Sianik, Nagari Parik Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, Jumat (3/2).

Peristiwa itu sontak membuat warga setempat gempar dan langsung ber­kerumun mendatangi lokasi untuk melihat korban yang tergeletak tak bernyawa dengan tubuh yang sudah penuh dengan luka-luka. Bahkan, satu kakinya putus.

Tak lama berselang, Polisi pun juga datang untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Jenazah korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah lalu dievakuasi ke RSUD Padangpariaman untuk dilakukan visum.

Namun, dari hasil pe­nyelidikan sementara, Polisi menduga korban yang diketahui bernama Lili Sriani (23) warga Tanjung Baringin, Nagari Toboh Ketek, Kecamatan Enam Ling­kung ini sengaja menabrakkan dirinya ke kereta api yang melintas alias bunuh diri.

Berdasarkan keterangan saksi saksi di lokasi kejadian, Marni (21) dan Yuni (31) menyebut, insiden itu terjadi pada pukul 08.39 di perlintasan kereta api antara Korong Pasa Balai dengan Rimbo Sianik. Korban sempat terlihat menghampiri dan menghadang kereta api yang sedang melaju.

Baca Juga  190 Siswa Dibekali Literasi Keuangan Syariah di Mabit Camp Bank Nagari

“Saat itu kereta  api lagi melaju kencang dari Lubuk Alung menuju Kayu Tanam. Korban langsung berjalan kaki ke tengah rel dan berdiri menghadang kereta api. Seketika korban terlindas dan tewasdi lokasi de­ngan posisi tertelungkup,” ungkapnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Par­ia­man Ipda Novrialdi mengatakan, dugaan sementara korban melakukan bu­nuh diri. Pasalnya, menurut keterangan saksi-saksi, koban berjenis kelamin perempuan ini sudah terlihat berada di lokasi itu, sebelum kejadian sekira pukul 08.30 WIB.

“Kesaksian masyara­kat, korban datang menggunakan kendaraan roda dua dan memarkirnya di warung makan dekat lokasi kejadian. Melihat gerak-gerik korban yang memang sudah mencurigakan, saksi sempat bertanya lalu korban menjawab ingin me­nunggu kereta,” terangnya.

Beberapa menit di lokasi, dikatakan Ipda Novrialdi,  korban melihat kereta api yang akan melintas jurusan Padang-Kayu Tanam. Di saat kereta api yang tengah melaju itu mendekat, korban berjalan kaki menghampirinya dengan sengaja berdiri di tengah rel. Seketika, korban dihantam kereta api dan meninggal di tempat kejadian.

Baca Juga  Resmi, Idul Fitri 1441 H Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020

“Saat kereta lewat korban yang sudah berkeluarga ini mengejarnya hingga tertabrak dan tergiling oleh kereta.Kondisi korban, ada organnya yang putus dan kini sudah dievakuasi ke RSUD Padangpariaman,” jelas Novrialdi.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, AKP Feri Yuzaldi mengatakan, korban mendatangi lokasi menggu­nakan sepeda motor Yamaha Fino BA 2409 FX. Sebelum bunuh diri, korban sem­pat memarkirkan sepeda motornya di dekat wa­rung makan.

“Dari hasil penyelidikan, dugaannya korban ini bunuh diri. Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak keluarga untuk mengung­kap penyebab korban meng­akhiri hidupnya dengan cara begini. Untuk jenazah juga sudah kami serahkan kepada keluarga agar dikebumikan,” tutupnya. (efa)