METRO PADANG

Pemko dan Tim Peneliti Dosen Unand Bahas Penguatan Mitigasi Bencana

0
×

Pemko dan Tim Peneliti Dosen Unand Bahas Penguatan Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
FGD MITIGASI BENCANA— Sekda Kota Padang Andree Algamar memimpin dan membuka FGD bersama Tim Peneliti Dosen Universitas Andalas (Unand) dan stakeholder kebencanaan di Kota Padang, di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (2/2).

A.YANI, METRO–Pemerintah Kota Padang meng­gelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Peneliti Dosen Universitas Andalas (Unand) dan stakeholder kebencanaan di Kota Padang di Kedia­man Resmi Wali Kota Padang, Kamis (2/2).

FGD tersebut diikuti Tim Peneliti Dosen Unand diantaranya Guru Besar Dosen Fakultas Teknik Unand Prof. Dr. Bambang Istojono, Ade Suzana Eka Putri (Dosen Fakultas Kese­hatan Masyarakat) dan para akademisi lainnya. Juga hadir sejumlah kepala OPD terkait di lingkup Pem­­ko Padang yakni Ke­pala Bappeda Yenni Yuliza, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang dr. Hj.Herlin Sri­diani serta Camat Padang Barat Junie Nursyamza, Camat Padang Utara Pa­gara Anas bersama Lurah dan Kepala Puskesmas terkait. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan KO­GAMI, KSB, PMI dan insan kebencanaan lainnya.

Sekda Kota Padang An­dree Algamar saat me­mimpin dan membuka FGD mengatakan, FGD ini dilakukan untuk menyikapi hasil audiensi Pemko dan Tim Peneliti Dosen Unand bersama Universitas Hud­der­sfield, UK membahas tentang kebencanaan dan Covid-19 di Kota Padang pada September 2022 lalu.

“Kita tentu berharap bagaimana Kota Padang senantiasa terhindar dari segala bentuk bencana alam atau pun non alam. Tidak bisa dipungkiri ben­cana bisa saja terjadi di daerah ini, maka dari itu perlu mitigasi agar kita semua warga Kota Padang siap baik dari sebelum, sewaktu dan pasca terja­di­nya bencana,” ujar Sekda.

Sekda optimis melalui FGD kali ini semakin me­nguat­kan jajaran Pemko Pa­dang dan seluruh pe­mang­ku kepentingan da­lam menyikapi urusan ke­ben­canaan di Kota Padang.

“Alhamdulillah, kita ber­terima kasih kepada Tim Peneliti Dosen Unand dan semua pihak yang ikut berkolaborasi dan meli­hatkan dukungannya ter­kait mitigasi bencana di Kota Padang. Terutama sekali melalui ide dan ga­gasan­nya serta hasil pe­nilitiannya yang sangat penting sebagai masukan bagi kita tentunya. Semua­nya sangat berarti demi melindungi 900 ribu lebih masyarakat di kota yang cintai ini,” pungkas Andree. (cr2)