BERITA UTAMA

5 Rumah dan 1 Sepeda Motor Terbakar di Kabupaten Tanahdatar

0
×

5 Rumah dan 1 Sepeda Motor Terbakar di Kabupaten Tanahdatar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Warga bersama petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar lima rumah di Nagari Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Si jago merah mengamuk di Jorong Koto Panjang, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar, Rabu (1/2) sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya, lima rumah berikut de­ngan satu unit sepeda motor ludes terbakar.

Kebakaran itu ju­ga membuat warga setempat panik me­lihat api yang dengan cepat membesar dan menyebar dari ru­mah kayu ke empat rumah permanen yang bersebelahan. Di tengah kepanikan itu, warga masih sem­pat bahu-membahu memadamkan api de­ngan alat seadanya.

Hanya saja, upaya warga untuk me­ma­damkan api ternyata tidak ampuh dan api tetap saja menyebar tak terkendali. Hampir se­te­ngah jam menunggu, akhir­nya dua unit mobil Pe­madam Kebakaran (Dam­kar) tiba di lokasi dan lang­sung mela­kukan pe­nyem­protan air hingga api dipa­damkan.

Baca Juga  Kakek Cabul Ancam Sebar Foto Vulgar, Ditangkap & Ditemukan Senjata Api

Kapolsek Sungai Tarab Iptu Hendra mengatakan, kebakaran tersebut terjadi disaat masyarakat Koto Panjang tengah melaksanakan Shalat Isya. Sontak saja masyarakat yang me­ngetahui kejadian tersebut berhamburan memberikan pertolongan.

“Salah seorang saksi melihat adanya kobaran api dari sebuah rumah be­ru­kuran 3×4 meter yang terbuat dari kayu.  Api kemudian menjalar ke  rumah permanen milik korban Afrizal (63). Seluruh isi rumah pun habis terbakar,” kata Iptu Hendra.

Tak sampai di situ, dije­laskan Iptu Hendra, api kemudian merembes ke rumah permanen milik Suna Yerni (70) dan menjalar lagi ke a rumah permanen milik Jufri (70). Naas­nya, di dalam rumah Jufri juga ikut terbakar satu unit sepeda motor.

“Kobaran api bertambah besar dan juga membakar rumah milik korban Wirdalius. Pada pukul 20.00 WIB, dua mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung  memadamkan api yang dibantu oleh masyarakat sekitar,” jelas Iptu Hendra.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Makin Rendah, Sehari Tak Lebih dari Seribu Orang

Menutur Iptu Hendra, atas kejadian tersebut total kerugian materil diper­kirakan lebih kurang Rp 175 juta dan dipastikan kebakaran itu tidak ada menimbulkan korban jiwa.

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, diduga api berasal dari tempat pembakaran sampah di belakang rumah milik dari Yunaldi (58) yang rumahnya ikut ludes oleh kejadian tersebut,” ulas Iptu Hendra.

Ditegaskan Iptu Hen­dra, pascakejadian, pi­hak­nya sudah memasang ga­ris polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan. “Tim sudah melakukan olah TKP guna mengungkap pe­nyebab pasti terjadinya kebakaran,” tutupnya. (ant)