BUKITTINGGI,METRO–Sempat membuat resah kaum hawa, seorang pemuda yang menjadi begal payudara akhirnya diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polresta Bukittinggi di Jalan Sumurapak, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Rabu (1/2).
Pelaku begal payudara yang diketahui berinisial AC (20) ini diringkus setelah korban A yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMA, memberanikan diri melapor ke Kantor Polisi, gegara tak terima dilecehkan. Atas perbuatannya, pemuda itu pun terancam hukuman 15 tahun penjara.
“Pelaku berhasil kami tangkap dini hari tadi. Pelaku dilaporkan sebelumnya oleh keluarga korban karena melakukan perbuatan melawan hukum berupa tindakan perbuatan cabul,” kata Plt Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Fetrizal, Rabu (1/2)
AKP Fetrizal menuturkan, sesuai keterangan korban A (17), pelaku melakukan aksinya di jalan setapak Bukik Baruah, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi pada Selasa (31/1) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Dalam melancarkan aksinya, pelaku melecehkan korban dengan cara merangkul korban dari belakang dan memegang bagian sensitif korban. Akibatnya, korban terjatuh hingga mengalami luka lecet di sekitar wajah atau bagian dagu,” tuturnya.
Dijelaskan AKP Fetrizal, pelaku ditangkap oleh delapan petugas yang telah mencarinya sejak awal kejadian hingga berhasil diamankan di daerah Sumurapak berdasarkan laporan dari korban.
“Korban juga berstatus masih pelajar, aksi pelaku ini sangat meresahkan kaum wanita di Bukittinggi. Selain menjadikan trauma pada korban, aksi itu juga membuat korban terluka karena terjatuh saat kejadian,” jelas AKP Fetrizal.
Ditambahkan AKP Fetrizal, dalam kasus ini pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik pelaku dengan Nomor Polisi BA 3082 PK dan pakaian yang digunakannya saat beraksi.
“Kami masih mendalami kasus ini, bukan tidak mungkin masih ada korban lain yang bisa saja enggan atau malu untuk melaporkan. Kami juga memeriksa kejiwaan pelaku, karena aksi pelaku ini terbilang sangat enakt,” kata Fetrizal.
Menurut AKP Fetrizal, aksi begal payudara ini sebelumnya juga banyak disampaikan warga melalui media sosial di Bukittinggi, namun tidak ditindaklanjuti ke pelaporan resmi ke kepolisian.
“Kami mengimbau warga Kota Bukittinggi dan sekitarnya untuk tetap mewaspadai kemungkinan adanya pelaku lain yang masih berkeliaran. Tingkatkan kewaspadaan, hindari berjalan sendirian di daerah sepi atau malam hari, kami minta laporkan ke Polisi jika menajdi korban,” kata dia. (pry)





