AGAM/BUKITTINGGI

Keltan Jawi-Jawi Agro Matur Buktikan Pertanian Organik Mampu Tingkatkan Produksi

0
×

Keltan Jawi-Jawi Agro Matur Buktikan Pertanian Organik Mampu Tingkatkan Produksi

Sebarkan artikel ini
PANEN PADI— Camat Matur Subchan saat mengkuti panen padi organic bersama Kelompok Tani Jawi-jawi Agro, Selasa (31/1).

AGAM, METRO–Camat Matur, Kabupaten Agam, Subchan mengatakan, pertanian organik terbukti mampu meningkatkan produktivitas usaha petani.

“Hal ini dibuktikan kelompok tani Jawi-Jawi Agro,” ujar Subchan saat hadiri Field Day Sekolah Lapangan Pertanian Organik (SLAPO) sekaligus panen padi organik, di lahan keltan itu, Selasa (31/1).

Dijelaskan, hasil ubinan padi organik di lahan Keltan Jawi-Jawi Agro ini, poduktivitasnya mencapai 6,5 ton per hektar. “Jika dibandingkan padi yang menggunakan pupuk kimia, produktivitasnya meningkat 1 ton per hektar,” sebutnya.

Baca Juga  Pembinaan Kelompok Dasa Wisma, Cara TP PKK Agam Tingkatkan Pengetahuan Kader

Dengan begitu katanya, apabila dihitung harga jual dan biaya produksi yang dikeluarkan petani, maka selisihnya akan semakin besar. “Untuk itu petani sebaiknya dapat mengikuti pola pertanian organik ini,”ujarnya.

Bahkan Pemprov Sumbar siap membantu petani organik dalam setiap kegiatan. Serta memfasilitasi produk organik sesuai SOP, melalui lembaga sertifikasi organik.

Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Suardi yang hadir saat itu mengakui, bahwasanya petani organik telah membantu masyarakat tidak mengkonsumsi makanan yang berhubungan dengan bahan kimia.

Baca Juga  Rismal Hadi Resmi Dilantik sebagai Sekda Bukittinggi, Wako Tekankan Profesionalisme dan Sinergi

“Kita berharap ke depan adanya dukungan dari unsur terkait, untuk pengembangan kelompok tani organik ini,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Agam melalui Staf Ahli Bidang SDM, Aryati mengajak masyarakat untuk mengelola potensi yang ada di lingkungan masing -masing.

“Tentunya dengan pola pertanian organik. Selain dapat atasi kesulitan pupuk, yang kita konsumsi juga terhindar dari bahan kimia,” katanya.

Dia berharap pertanian organik agar terus dikem­bangkan, karena menurutnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani. (pry)