BERITA UTAMA

Mayat Pria Ditemukan di Depan Toko Sepatu, Kota Bukittinggi

0
×

Mayat Pria Ditemukan di Depan Toko Sepatu, Kota Bukittinggi

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO–Masyarakat maupun para pedagang yang berada di kawasan Terminal Aur Kuning, Kota Bukittinggi dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia (lansia) yang tergeletak di depan toko sepatu, Minggu (29/1) sekitar pukul 06.05 WIB.

Sontak saja, warga berkerumun di sana untuk menyaksikan penemuan mayat itu. Tak lama berselang, Polisi dari Polsek Kota Bukittinggi dan Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Bukittinggi tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pengecekan, pria lansia itu diketahui bernama Zubir (71).

Korban merupakan tu­na wisma berasal dari Kerinci, Provinsi Jambi, yang memang sering tidur di depan-depan toko kawa­san Terminal Aur Kuning. Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa Rumah Sakit Achmat Mochtar (RSAM) Bukittinggi menggunakan ambulans milik PMI.

Berdasarkan pantauan di lokasi, mayat yang ditemukan itu, masih berpakaian lengkap. Mayat terlihat dalam posisi tertelungkup di depan toko sepatu yang berada di pintu masuk Terminal Aur Kuning Bukittinggi.

Kapolsekta Bukittinggi, Kompol Zamzami mengatakan, sesuai keterangan salah seorang saksi, Agus Junaidi (42) ketika akan membuka warung lontong di dalam pasar dekat terminal, melihat ada seseorang dalam posisi tertelungkup depan sebuah toko sepatu.

“Melihat hal tersebut, Agus Junaidi langsung memberitahukan pada Satpol PP yang berada di dalam terminal Simpang Aur yang meneruskannya ke PMI Bukittinggi dan Polresta Bukittinggi,” ujar Kompol Zam­zami.

Dengan adanya informasi tersebut, dikatakan Kompol Zamzami, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mencek kondisi korban dan selanjutnya membawa korban menggunakan ambulans milik PMI ke RSAM Bukittinggi  untuk dilakukan visum et repertum.

“Mayat tersebut adalah seorang tuna wisma yang biasa tinggal di sekitar terminal Simpang Aur Bukittinggi. Untuk sementara, mayat tersebut kita titipkan di kamar mayat RSAM Bukittinggi. Dari pemeriksaan sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kuat dugaan yang bersangkutan meninggal karena sakit yang dideritanya,” pungkas Kompol Zamzami. (pry)