PAYAKUMBUH/50 KOTA

Senilai Rp22 Miliar, Pemko Payakumbuh Terima Hibah Aset dari Kementerian PUPR

0
×

Senilai Rp22 Miliar, Pemko Payakumbuh Terima Hibah Aset dari Kementerian PUPR

Sebarkan artikel ini
TERIMA ASET— PjWali Kota Payakumbuh Rida Ananda, saat menerima aset senilai Rp22 Miliar dari Kementerian PUPR.

POLIKO, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh menyambut kunjungan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat (BPPW) untuk melakukan penandatanganan naskah berita acara serah terima aset kepada Pemerintah Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu.   Dalam kunjungannya ke Pemerintah Kota Payakumbuh, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar (BPPW) Kusworo Dar­pito, ST, MDM, di dampi­ngi Indra Putrawan, S.Sos, Bayu Novianto, ST, MT, Bayu Moelyantono, ST, MM, Nova Su­pra­dina­ta,SE, Ir.Syafriyanti, MM, dan Prasetio Budi Luhur, ST.

Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda yang didampingi Sekdako Daf­rul Pasi, Kadis PUPR Muslim, Kepala BKD Syafwal, Dirut PDAM Khairul Ikhwan dan Dewan Pengawas PDAM Tri Venindra, dalam sambutannya me­nyampaikan apresiasi a­tas penyerahan aset dari BPPW Sumbar kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.  ”Kami selaku Pemerintah Kota Payakumbuh mengucapkan selamat datang sekaligus terima kasih kepada Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Suma­tera Barat sehingga terlaksananya penandatanganan Berita Acara Serah Te­rima (BAST) Hibah Barang Milik Negara berupa Aset Tetap. Semoga ini bisa kami kelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ucap Rida.

Lebih lanjut Rida berharap semoga bantuan hibah ini bukanlah bantuan yang terakhir, namun merupakan bantuan pembuka atau bantuan awal bagi rentetan bantuan-bantuan berikutnya oleh Kementrian PUPR melalui BPPW Sumatera Barat kepada Kota Payakumbuh. Hal itu disampaikan Rida langsung di ruang kerja­nya.  ”Namun ada satu hal yang juga sangat dibutuhkan saat ini adalah bak prasedimentasi dengan kapasitas 3000, untuk me­ngurangi tumpukan sedimen di intake dan me­ningkatkan kualitas air, mengingat saat ini jumlah pelanggan kita saat ini sudah mencapai 33 ribu lebih. Dan ini belum sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, semo­ga nanti tidak ada lagi keluhan-keluhan dari ma­syarakat,” harap Rida.

Di akhir sambutan Rida Ananda juga sempat menyinggung terkait Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Regional yang digunakan oleh empat dae­rah seperti Bukittinggi, Agam, Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang kondisinya sudah over capa­city.  ”Meski amdal nya sudah ada, dan lahan pun sudah tersedia seluas 3 hektar, namun hal itu se­pertinya masih belum masuk dalam prioritas. Untuk itu melalui Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar (BPPW) bapak Kusworo Darpito, kami berharap agar ini menjadi prioritas dan bisa segera dimaksimalkan,” pinta Rida.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat, Kusworo Darpito, ST, MM terkait dengan penandatangan Berita A­cara Serah Terima Aset dengan Pemerintah Kota Payakumbuh menyebutkan kedatangannya bersama rombongan hari ini dalam rangka Serah Terima Aset Dirjen Cipta Kar­ya Kementerian PUPR Berupa Pembangunan SPAM Binaan Kota Payakumbuh.  ”Hari ini kita bertemu dengan pak Wali Kota dalam rangka me­lakukan penandatanganan Berita Acara Serah Te­rima (BAST) SPAM Binaan Kota Payakumbuh yang sudah kita bangun sejak tahun 2018 lalu. Adapun yang kita bangun itu berupa reservoir dan IPA (Instalasi Pengolahan Air) dengan kapasitas 2 x 50 liter per detik. Dikarenakan izin hibahnya dari kementerian keuangan sudah turun, untuk itu kami perlu segera menindaklanjutinya,” ucap Kusworo.  Kus­woro berharap, aset yang diserah terimakan senilai Rp.22 miliar ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan meminta Pemko Payakumbuh untuk dapat melakukan pemeliharaan secara berkala agar penggunaannya maksimal. (uus)