PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pendataan Regsorsek Fokus pada Anak Jalanan, Terlantar dan ODGJ

0
×

Pendataan Regsorsek Fokus pada Anak Jalanan, Terlantar dan ODGJ

Sebarkan artikel ini

POLIKO, METRO–Upaya memantapkan semangat kebersamaan mewujudkan satu data program perlindungan sosial dan pemberda­yaan masyarakat, BPS Kota Pa­ya­kumbuh meng­gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pendataan Ma­lam Registrasi Sosial Ekonomi (Regsorsek) 2022 yang dilaksanakan di Hotel Grand Narasaki, Kamis (27/10).

Turut hadir dalam ke­giatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi, Kepala Dinas Sosial Irwan Suwandi, Kepala Bappeda Yasrizal, Perwakilan dari Kasatpol PP, Koramil, Polsek dan OPD terkait.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat yang didampingi kepala BPS Kota Payakumbuh Desi Febriyanti itu bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga ting­kat desa/kelurahan.

Tidak lupa Desi me­nyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini agar dapat menyatukan pemahaman dan konsep tentang Reformasi Sitem Perlindungan Sosial. Melalui penyatuan pemahaman, diharapkan kegiatan malam Regsosek dapat berjalan lancar dan menghasilkan data terpadu, tidak hanya perlindungan sosial melainkan seluruh program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah.

Baca Juga  Turunkan APK, Bawaslu Patroli di Masa Tenang

Ditambahkan Desi, Un­tuk Kota Payakumbuh BPS melakukan  pendataan ke 5 kecamatan dan 47 kelurahan serta pendataan pada malam Regsorsek (29/10) mendatang akan berfokus pada pendataan tuna wisma di payakumbuh pada jam 23.00 wib.

”Pada malam penda­taan Regsorsek, akan kita fokuskan pada pendataan tuna wisma yang mengarah pada anak-anak jalanan dan anak terlantar serta ODGJ, untuk itu kami mohon kerjasama bapak dan ibuk semua OPD terkait baik dari segi pendampingan dan penga­manan untuk mensukseskan pendataan kita de­ngan masyarakat nanti­nya,” terang Desi

Dilanjutkannya, Re­g­sorsek ini tentu tidak ha­nya berhenti pada pendataan saja, tapi bagaimana kita memanfaatkan dan menggunakan data Regsorsek ini sebagai bahan bagi Pemerintah Dea­rah untuk menyusun berbagai kebijakan Daerah secara berkelanjutan.  ”Ter­kait hal tersebut, sekali lagi saya menghimbau dan mengajak kepada semua pihak untuk turut membantu mensosialisa­sikan kegiatan ini kepada seluruh Aparatur dan War­ga masyarakat, agar menerima petugas pendataan dari BPS serta mem­berikan data yang dibutuhkan dengan memberikan jawaban yang jujur dan benar, sesuai de­ngan keadaan yang sebenarnya.

Baca Juga  Konflik Sosial dan Gangguan Tibum Dipicu Ulah Narkoba

Data yang kita berikan berguna untuk mewujudkan satu Data Perlindu­ngan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ma­sya­rakat,” pungkas Desi

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kota Payakumbuh Junaidi mengatakan untuk melakukan pendataan kepada ma­syarakat perlu adanya pendekatan yang baik, karena banyaknya mo­dus-modus kejahatan di tengah masyarakat dalam pendataan sehingga ma­syarakat tidak semuanya mau untuk di data.

”Untuk pendataan secara menyeluruh diharapkan BPS Kota Payakumbuh dapat berkoordinasi dengan lurah dan RT se­tempat untuk dapat membuat pengumuman ke ma­syarakat baik itu melalui edaran maupun himbau­an secara langsung sehingga tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk memberikan data pribadi mereka, serta melihat kondisi dan situasi masyarakat saat datangnya petugas pendataan. Semoga pendataan Re­g­sorsek ini dapat berjalan dengan lancar sesuai de­ngan yang kita harapkan,” pungkasnya. (uus)