PESSEL, METRO – Demi menjaga keselamatan pengendara serta pejalan kaki, dan juga keindahan juga kebersihan kota di Pesisir Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pessel menghimbau kembali bagi para pedagang kaki lima ( PKL) yang berjualan di sepanjang jalan di Pessel, tidak menggunakan bahu jalan. (9/1).
Hal itu dikatakan Kasat Pol PP dan Damkar Pessel Dailipal, bagi para pedagang kaki lima yang mempunyai lapak dagangan baik di kawasan obyek wisata maupun disepanjang jalan di Kabupaten Pessel, agar tidak membuat lapak – lapak dagangan di bahu jalan, serta berjualan ditempat di tentukan oleh Pemkab Pessel.
” Kita, akan tertibkan lapak – lapak PKL yang bandel- bandel, namun teguran dan himbuan tetap di kedepankan,” ujar Dailipal.
Disampaikan Kasat Pol PP dan Damkar itu, keberadaan lapak PKL berjualan di bahu jalan ini selain menggangu aktifitas pengguna jalan raya, juga membuat keindahan kota terganggu. Untuk itu, diharapkan kerjasama dari PKL yang memiliki lapak – lapak agar tidak mengunakan bahu jalan untuk berjualan.
Selain itu, hal ini juga di ingatkan kepada pada para pedagang PKL di kawasan obyek wisata carocok painan dan mandeh, harus sama – sama menjaga keindahan dan kebersihan lokasi wisata. Kata Dirinya.
” Pol PP dan Damkar telah melakukan penertinan lapak PKL di sepanjang ruas jalan Pessel, mulai dari batas kota Padang- Pessel, maupun Kawasan wisata Mandeh,” ujar Dailipal. Kasat Pol PP dan Damkar tetap mengiatkan patroli rutin ke bawah, dalam rangka penegakan Perda Maksiat serta Kamtibnas di Kabupaten Pessel. (rio)





