SUKARNOHATTA, METRO–Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, meminta pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak yang membolos atau nongkrong dan bermain-main di tempat umum saat jam sekolah. Dia juga berharap agar koordinasi dan komunikasi antara guru dengan orangtua murid juga harus ditingkatkan. Ketua LKAAM Kota Payakumbuh ini menyebut dengan adanya siswa yang bolos di luar lingkungan sekolah pada saat jam belajar, membuktikan bahwa kesadaran penerapan disiplin masih kurang. Maka, perlu ada evaluasi dari Dinas Pendidikan terkait dengan aturan disiplin di sekolah-sekolah. Kemudian juga harus jelas sanksi bagi yang melanggar disiplin.
“Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi ini jadi evaluasi bagi kita semua terutama instansi terkait Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. Kedepan pengawasan pihak sekolah harus lebih ditingkatkan. Kemudian komunikasi antara pihak sekolah dengan orangtua murid harus lebih intens lagi,” sebut YB. Dt. Parmato Alam yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh itu.
Dia menyebut, orangtua murid tidak bisa lepas tangan begitu saja saat anak sudah berangkat kesekolah. Perlu perhatin dan pemantauan secara terus menerus dengan sistim teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan dengan pihak sekolah. “Karena saat ini teknologi sudah mempermudah sistim komunikasi, sehingga orangtua murid dapat mengetahui anaknya sudah sampai atau belum di sekolah, ada atau tidak dia belajar,” ucap tokoh masyarakat Payakumbuh ini.
Selain itu, juga ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa untuk bolos dari sekolah, diantaranya keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah, infrastruktur terkait dengan pagar sekolah. “Kita Fraksi Golkar di DPRD Kota Payakumbuh sudah meminta Dinas Pendidikan untuk membuat pemetaan infrastruktur tiap sekolah termasuk desain kebutuhan. Dan dilakukan skala prioritas, mengingat anggaran kita terbatas,” sebut YB. Dt. Parmato Alam.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, menyebut bahwa perlu pengetatan disiplin sekolah dan pengawasan dari guru-guru. Dan yang tidak kala penting adanya penguatan pendidikan karakter di sekolah-sekolah. Dengan harapan, kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan merasa bersalah bila melakukan kecurangan atau bolos dari sekolah saat jam belajar. “Perlu pengetatan disiplin sekolah dan pengawasan guru-guru serta adanya penguatan pendidikan karakter disekolah,” ucapnya melalui pesan WA kepada wartawan.
Sebelumnya pada Senin (17/10), Pol PP Kota Payakumbuh, mengamankan belasan siswa SMK, SMA dan SLTP di Kota Payakumbuh yang berada di luar sekolah pada saat jam belajar berlangsung. Dimana sebelumnya petugas Pol PP banyak mendapat laporan dari masyarakat dan pihak sekolah kalau ada siswa yang harusnya berada disekolah malah bermain-main dan nongkrong di tempat umum di luar lingkungan sekolah. (uus)






