METRO PADANG

14 Hari Operasi Zebra, 1.988 Kendaraan Melanggar Terekam Kamera ETLE Polresta Padang

0
×

14 Hari Operasi Zebra, 1.988 Kendaraan Melanggar Terekam Kamera ETLE Polresta Padang

Sebarkan artikel ini
index 6
OPERASI ZEBRA— Personel Satlantas Polresta Padang saat menggelar Operasi Zebra Singgalang 2022 di Jalan By Pass. Dalam Operasi yang berlangsung sejak tanggal 3-16 Oktober 2022 tersebut, Polisi memberi teguran kepada 1988 pelanggar lalu lintas.

M. YAMIN, METRO–Selama 14 hari Operasi Zebra Singgalang yang dimulai 3 Oktober 2022 hingga 16 Oktober lalu, tercatat beberapa pe­lang­garan dilakukan pengen­dara kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua di Kota Padang.

Terdata Operasi  Zebra Singgalang di tahun 2022, dimana TMC (Traffic Management Center) Polresta Padang mencatat pelang­garan lalu lintas dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ada sekitar 308  pelang­garan dan teguran ada sekitar 1.680. Artinya, ada 1.988 kendaraan yang me­lang­gar terekam ka­mera CCTV tersebut.

Untuk diketahui ETLE merupakan sistem yang akan mencatat, mende­tek­si, dan memotret pe­lang­garan di jalan raya melalui kamera CCTV. Dalam pe­nger­tian lain, ETLE meru­pakan kamera pengintai yang akan merekam pe­lang­garan-pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara.

Baca Juga  Indehoy di Atom Center, Pasangan Kekasih Diamankan Pol PPKota Padang

 Pelanggaran di Kota Padang tercatat  masih didominasi oleh pelanggar yang tidak menggunakan helm sebanyak 154 per­kara kemudian disusul me­la­wan arus 130 perkara. Se­lain pelanggaran lalu lin­tas, operasi Zebra yang digelar serentak di Indonesia ini, juga ditemukan sejumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Padang,” ungkap Ka­sat Lantas Pol­resta Padang AKP Alfin, Selasa (18/10).

Dijelaskan AKP Alfin, tujuan operasi Zebra Sing­galang 2022 adalah untuk menurunkan jumlah pe­lang­garan lalu lintas dan fa­ta­litas korban kecela­kaan, serta meningkatkan disiplin para pengguna jalan khususnya di Kota Padang,” ungkapnya.

Baca Juga  Berdiri di Fasum, 12 Bangunan di Jati Dibongkar

“Ke­sadaran berla­lu­lintas masyarakat di Kota Pa­dang  sudah semakin me­ningkat dibuktikan de­ngan etika berkendara su­dah banyak ditemukan di jalan dimulai dari siap diri, surat  surat, siap ken­da­raan kelengkapan ran­mor dan siap alam selalu ber­hati hati saat berkendara,” lanjutnya.

Ia berharap kondisi ini se­makin meningkat terus dan diikuti juga pem­bangu­nan infrastruktur jalan yang memadai di Kota Pa­dang. “Kami juga akan terus meningkatkan pener­tiban penertiban yang tu­juan­nya untuk memberi efek jera bagi pengguna jalan yang melanggar dan tidak melanggar lagi de­ngan menilang bahwa di­kandangkan ken­daraan­nya,” pungkasnya (rom)