AGAM/BUKITTINGGI

Bawaslu Sumbar Tinjau Tes Tertulis 113 Calon Panwascam

0
×

Bawaslu Sumbar Tinjau Tes Tertulis 113 Calon Panwascam

Sebarkan artikel ini
UJIAN TERTULIS— Bawaslu Sumbar melakukan peninjauan pelaksanaan tes ujian tertulis kepada 113 calon Panwascam Kota Bukittinggi, Minggu (16/10).

BUKITTINGGI, METRO–Bawaslu Sumbar me­lakukan peninjauan pelaksanaan tes ujian tertulis kepada 113 calon Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kota Bukittinggi untuk persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Sumbar, Benny Aziz mengatakan pelaksanaan tes tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT) dilaksanakan selama tiga hari hingga Minggu (16/10).

Sesuai dengan jadwal dan tahapan perekrutan, peserta yang lolos seleksi administrasi, mengikuti tes tertulis yang dipusatkan di Lantai 2 labor komputer SMKN 1 Kota Bukittinggi.

“Sesuai dengan pedoman pelaksanaan pembentukan Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024, dari Bawaslu Republik Indonesia, tes tertulis ini dilaksanakan tiga hari yang akan dibagi dalam beberapa sesi,” kata dia.

Baca Juga  Masalah Danau Maninjau kembali Direspon Pemerintah Pusat, Kemenkomarves: Pemerintah Harus Full Power

Ia mengatakan untuk Sumbar, 4.975 calon Panwascam dinyatakan lolos seleksi administrasi me­ngikuti tes tertulis, 197 peserta diantaranya dari Kabupaten Mentawai mengikuti tes di luar jaringan

“Sedangkan 4.778 me­ngikuti tes secara online dari 19 Kabupaten Kota di Sumbar, yang mengikuti tes satu sesi yaitu Kota Bukittinggi dan Kota solok,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Bukittinggi Ruzi Haryadi mengatakan jumlah calon panwascam yang lulus seleksi administrasi awalnya berjumlah 122 orang.

“Yang mengikuti tes tertulis Socrative hari ini 113 peserta, sementara sembilan orang yang tidak hadir hingga batas waktu yang diberikan dianggap gugur,” kata dia.

Baca Juga  Budayakan Konsumsi Pangan Lokal, PKK Gelar Festival

Calon panwascam me­ngikuti ujian di enam ruang berbeda yang diawasi langsung petugas kelompok kerja (pokja).

Selama pelaksanaan tes tertulis, peserta diawasi ketat oleh Divisi hukum, pencegahan, partisipasi dan hubungan masyarakat dan Divisi penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa. (pry)