METRO SUMBAR

Kemenag Rencanakan Bentuk Kampung Wakaf dan Zakat di Padang Panjang

0
×

Kemenag Rencanakan Bentuk Kampung Wakaf dan Zakat di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
RENCANA PEMBENUKAN KAMPUNG WAKAF— Wakil Wali Kota Padang Panjang , Drs. Asrul saat memberikan arahan pada pihak Kemenag saat pembahahan rencana pembangunan Kampung Wakaf.

PADANG PANJANG, METRO–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Padang Panjang rencanakan membentuk Kampung Wakaf dan Kampung Zakat di Pa­dang Panjang. Program ini adalah turunan program dari pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag, Drs. H. Alizar, M.Ag Datuak Sindo Nan Tongga saat beraudiensi dengan Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Kamis (13/10) di Balai Kota. Selain Alizar turut hadir Ketua Badan Wakaf Indonesia Padang Panjang, Jupagni, S.Ag beserta pengurus lainnya. “Kampung Wakaf dan Kampung Zakat ini merupakan program dari Pemerintah Pusat. Di mana setiap Pemerintah Daerah menetapkan adanya Kampung Wakaf dan Kampung Zakat sebagai rangkaian upaya pemerintah pusat dalam menyejahterakan masyarakat,” jelas Alizar.

Menanggapi itu, Wawako Asrul menyebutkan, untuk menetapkan Kampung Wakaf dan Kampung Zakat ini, Pemko akan mencari kelurahan mana yang mengarah dan mendekati dengan kriteria yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat untuk diusulkan nantinya.  “Namun diterima atau tidaknya, kita serahkan kepada yang berwenang dalam hal ini,” ujar Asrul.

Baca Juga  Reforma Agraria, Sabar AS Sebut Ada 5 Agenda Utama

Kampung Wakaf lebih mengarah kepada infrastruktur. Pemerintah berupaya untuk lebih me­ningkatkan peranan masyarakat dalam program ini. Namun untuk Kampung Zakat, mengarah kepada personel yang ada di kampung tersebut.

Alizar juga menyampaikan kriteria untuk menetapkan ini, tentu berbeda di Kota Padang Panjang dengan kabupaten/kota lain. Di antaranya tingkat kesehatannya menengah ke bawah. Sementara di Padang Panjang dan Kota Sehat serta angka kemiskinannya rendah.  Namun karena ini merupakan titipan dari Pemerintah Pusat, kata Alizar, di Kota Padang Panjang harus ada ditetapkan Kampung Wakaf dan Zakat ini. “Kita rencananya akan melakukan studi tiru ke Kampung Wakaf yang ada di Sleman yang cukup populer dan sudah berhasil. Kampungnya indah, masya­rakatnya sangat berbudi mulia, keamanan terjaga dan tingkat solidaritasnya lumayan tinggi. Semoga Padang Panjang juga bisa seperti itu ke depannya,” tutur Alizar. (rmd)

Baca Juga  12 Walinagari, 6 Bamus, 2 Staf Wali dan 3 ASN di Pessel, Banting Setir Terjun Ke Politik