PADANGPARIAMAN, METRO–Pemerintah Daerah Kabupaten Padangpariaman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya meminimalkan risiko terjadinya kerusakan akibat bencana alam, baik kerusakan fisik maupun non fisik. Salah satunya dengan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang telah digagas selama beberapa tahun lamanya.
Indonesia merupakan daerah rawan bencana yang memiliki potensi tinggi terjadinya bencana alam. Maka dari itu, pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) merupakan salah satu bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Daerah Kabupaten Padangpariaman dan termasuk dalam skala prioritas nasional.
Kepala Bidang Penanggulangan Risiko Bencana Wirman mengatakan, dari 103 Nagari di Kabupaten Padangpariaman, BPBD telah membentuk 15 Destana. Sementara itu, BPBD menetapkan Desa Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam sebagai Destana ke016. Penetapan tersebut berdasarkan kesiapan Desa campago Selatan untuk berpatisipasi dalam Destana.
“Harapan kami, pelaksanaan Destana ke 16 ini bisa menjadi role model untuk pembentukan Destana di nagari-nagari selanjutnya. Nantinya akan dilakukan evaluasi secara berkala untuk melihat adanya peningkatan level,” ungkapnya, usai rapat koordinasi persiapan pembentukan Destana. (efa)






