PADANG, METRO–Polda Sumbar bersama dengan Forkopimda Sumbar dan insan sepak bola di Kota Padang menggelar shalat gaib dan doa bersama pascatewasnya ratusan suporter Aremania dalam tragedi stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Kegiatan itu dilaksanakan di Ar Rahman Polda Sumbar, Selasa malam (4/10).
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto dalam sambutanya mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk bela sungkawa dan duka cita atas peristiwa kelam yang menyelimuti dunia persepakbolaan Indonesia dan dunia tersebut.
“Duka mendalam ini tidak hanya dirasakan oleh para penggemar sepakbola. Melainkan juga turut dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dimana, suporter dan kepolisian menjadi korban dari peristiwa tersebut sebanyak 125 orang meninggal dunia sementara korban luka-luka mencapai 323 orang,” ujarnya.
Brigjen Pol Edi Mardianto berharap, hendaknya tragedi terseut dijadikan sebagai introspeksi dan evaluasi bagi semua pihak untuk kedepannya. Agar setiap pertand ingan sepakbola kedepannya bisa berjalan dengan kondusif, baik itu di Sumbar maupun di daerah lainnya di Indonesia.
Sebab kata dia, bagi masyarakat Indonesia maupun Sumbar, sepakbola merupakan salah satu olahraga yang sudah sangat mendarah daging. Sehingga menjaga kekondusifan pelaksanaannya, menjadi sebuah keharusan agar kedepannya peristiea tragis serupa tidak kembali terulang.
“Shalat gaib dan doa bersama ini kita laksanakan bersama, kita mendoakan agar arwah para korban diterima disisinya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Sedangkan kepada para korban yang mengalami luka-luka agar segera diberikan kesembuhan,” harapnya.
Dalam kegiatan doa bersama ini, juga dihadiri oleh fans dan suporter dari Semen Padang FC, suporter Arema FC di Padang, serta anak-anak dari Panti Asuhan.
Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik menyebut, kegiatan doa bersama ini akan dilaksanakan selama lima hari mendatang.
“Kegiatan ini, mulai malam ini sampai dengan terakhir malam minggu. Jadi lima hari berturut turut kita laksanakan dengan target jemaah kurang lebih 1.000 orang setiap malam, kita prioritaskan setiap malamnya yaitu untuk penggemar sepakbola, khususnya suporter pendukung dari Semen Padang FC,” ujarnya. (rgr)






