JAKARTA, METRO–Konsorsium 303 terus menjadi pembahasan usai Irjen Pol Ferdy Sambo dinyatakan terlibat dalam kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Namun, sejauh ini Polri mengaku tidak menemukan bukti keberadaan konsorsium judi tersebut.
“Untuk konsorsium sudah ditanyakan ke Bareskrim. Sementara hasilnya tidak ada,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi, Jumat (30/9).
Nurul tak banyak berbicara mengenai Konsorsium 303 ini. Dia sebatas memastikan tidak ada temuan yang didapat terkait hal itu.
Sebelumnya, grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 mendadak beredar dan langsung viral di media sosial. Gambar grafik berbentuk PDF Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 itu beredar setelah beberapa waktu sebelumnya mencuat isu Ferdy Sambo adalah raja beking judi di Indonesia.
Disebutkan, selain judi, Ferdy Sambo juga menjalankan sejumlah bisnis gelap lainnya. Untuk menjalankan bisnis gelap itu, Sambo melibatkan sejumlah jenderal bintang dua dan bintang satu. Selain itu, grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 itu juga mengungkap adanya keterlibatan sejumlah perwira berpangkat AKP sampai Kombes.
Usai beredar grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo langsung mengeluarkan perintah. Kepada seluruh anggota polis se-Indonesia, diperintahkan untuk menyikat habis segala macam bentuk perjudian, baik judi konvensional maupun judi online.
Perintah Kapolri sikat habis judi itu disampaikan melalui akun Instagram divhumaspolri pada Kamis (18/8/2022). “Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memerintahkan jajaran di tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran untuk memberantas habis pelaku aktivitas judi,” tulis akun tersebut. (jpg)






