METRO PADANG

Pemko Padang Gelar FGD Bahas Penguatan Mitigasi Bencana

0
×

Pemko Padang Gelar FGD Bahas Penguatan Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
andree algamar

A.YANI, METRO–Pemerintah Kota Padang me­lalui Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) membahas tentang Ke­bencanaan dan Covid-19 dengan menghadirkan Tim Peneliti Dosen dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Huddersfield, UK disertai unsur terkait lainnya.

Kegiatan FGD yang dilang­sung­kan di Gedung Putih Ke­diaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (29/9) itu dibuka oleh Wali Kota Padang yang diwakili Sekre­taris Daerah (Sekda) Kota Padang An­dree Algamar.

Hadir di kesempatan itu Taufika Ophiyandri, Ph.D, Dosen Fakultas Teknik Unand, lalu Prof. Dr. Bam­bang Istijono Dosen Pas­casarjana Unand, serta Ade Suzana Eka Putri, Ph.D Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Benny Hidayat, Ph.D Dosen Fa­kultas Teknik di Kampus Hijau tersebut.Selain itu juga hadir sejumlah dosen dari Universitas Hudder­s­field, UK diantaranya Erzi Hayat, Ph.D dan Asitha De Silva, M.Sc.

Kegiatan ini juga diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, beserta sejumlah kepala OPD terkait diantaranya Kalaksa BPBD Endrizal, Kepala Bappeda Yenni Yuliza, Direktur RSUD dr. Rasidin dr. Hj.Herlin Sridiani, M.Kes, Kabag Tata Pemerintahan Imral Fauzi dan sejumlah Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas terkait di Kota Padang.

Baca Juga  Tingkatkan Ekonomi Warga, LPM Lolong Belanti Diminta Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Andree Algamar menyambut baik atas digelarnya FGD yang membahas tentang persoalan kebencanaan dan pandemi Covid-19 di Kota Padang tersebut.

“Kita tentu berharap bagaimana Kota Padang senantiasa terhindar dari segala bentuk bencana alam atau pun non alam. Tidak bisa dipungkiri bencana bisa saja terjadi di daerah ini, maka itu perlu mitigasi agar kita semua warga Kota Padang siap mulai dari sebelum, sewaktu dan sesudah terjadinya bencana,” ujar Sekda.

“Kita berterima kasih kepada tim peneliti dari Unand dan Universitas Huddersfield, UK yang ikut berkolaborasi hari ini melihatkan dukungan berupa ide dan gagasannya terkait urusan kebencanaan di Kota Padang. Masukan yang kita terima sangat berarti demi melindungi 900 ribu lebih warga di kota yang kita cintai ini,” lanjutnya.

Senada dengan itu Kalaksa BPBD Kota Padang Endrizal dalam pema­pa­ran­­nya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan berbagai langkah dan upaya penguatan mitigasi bencana di Kota Padang.

Diantaranya yang telah dilakukan jelasnya, seperti mencanangkan Padang Tangguh Bencana dengan tujuan mewujudkan ma­syarakat Kota Padang yang memiliki pengeta­huan kebencanaan seba­gai upaya untuk menyelamatkan diri sendiri, keluarga atau orang lain ketika terjadi bencana.

Baca Juga  SPFC Support Gental Alparedo di Timnas U-22

“Alhamdulillah, di da­lam program Padang Tangguh Bencana kita sudah membuat mulai dari Keluarga Tangguh Bencana, Sekolah Tangguh Bencana, Kelurahan Tangguh Bencana serta Pasar, Hotel, Rumah Sakit dan Masjid Tangguh Bencana. Selain itu Mall Tangguh Bencana, Kampus Tangguh Bencana serta Tempat Les, BUMN dan OPD Tangguh Bencana. Kesemuanya terus kita pantau dan dukung dalam pengimplementasiannya,” paparnya

Selain itu lanjut Endrizal, pihaknya saat ini tengah mengimplementasikan indikator tsunami ready com­­munity (program Unesco-IOC). Begitu juga pada 30 September 2022 ini akan dilakukan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang ditambah dengan Pen­ca­nangan Tsunami Rea­­­dy Community seba­gai program peningkatan kapasitas masyarakat da­lam menghadapi ancaman tsunami dengan berbasis pada 12 indikator yang telah ditetapkan Unesco-IOC.

“Harapannya adalah agar masyarakat senantiasa siap siaga dan tidak gagap dalam menghadapi ancaman gempa dan tsunami. Alhamdulillah hari ini melalui FGD kita mendapatkan penguatan dari tim peneliti kebencanaan dari Unand dan Universitas Huddersfield, UK. Semoga mitigasi kebencanaan di Kota Padang semakin bagus,” pungkas Endrizal.(rel)