AGAM/BUKITTINGGI

Pemko Bukittinggi Tandatangani Komitmen Program Smart City

0
×

Pemko Bukittinggi Tandatangani Komitmen Program Smart City

Sebarkan artikel ini
TANDATANGAN KOMITMEN— Wako Bukittinggi Erman Safar melakukan penandatanganan komitmen untuk melaksanankan program smart city di Hotel Balcone, Selasa (27/9).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi secara resmi tandatangani komitmen program smart city. Penandatanganan dilakukan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD dan seluruh Kepala SKPD, di Hotel Balcone, Selasa (27/9).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan, smart city ini merupakan kolaborasi antara gagasan dan aksi. Dengan empat kali pertemuan, setiap SKPD harus dapat memahami konsep smart city.

“Secara populasi, ma­sya­rakat sudah siap menerima transformasi teknologi. Untuk itu, pemerintah harus bisa memfasilitasi itu. Intinya bagaimana masyarakat di­per­mudah dalam pelayanan. Tidak perlu lagi harus datang ke kantor untuk mengurus administrasi. Jika tidak paham, program ini tidak akan jalan,”ujar Erman.

Wako mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Kota Bukittinggi menjadi satu dari 50 kabupaten kota se Indonesia yang menandatangani kesepakatan menuju kota cerdas.

Kepala Diskominfo Bukittinggi, Erwin Umar, menjelaskan, bimtek penyusunan masterplan smart city ini dilaksanakan sebanyak 4 kali, sejak Juni 2022 lalu. Dimana  setiap SKPD menyusun masterplan menuju Kota Cerdas 2022 Bukittinggi, didampingi oleh Kementerian Kominfo.

“Pemko Bukittinggi men­dapat pendampingan dari Kemenkominfo terhadap pe­ngembangan 6 pilar utama smart city. Smart governance, smart people, smart mobility, smart living, smart economy dan smart environment,” jelasnya.

Tim ahli, Harya Widiputra, menegaskan, bahwa smart city bukan hanya terkait pengadaan atau pembangunan TIK, namun lebih kepada kemampuan sebuah kota melalui pemerintah daerahnya, memberikan layanan pada masyarakat. Sehingga urusan smart city, bukan hanya tanggung jawab Kominfo, tapi menyentuh seluruh SKPD.

“Saat ini masterplan su­dah tersusun dari enam pilar utama. Isinya berbagai rencana kerja dan inovasi dari setiap SKPD di lingkungan Pemko Bukittinggi,” ujarnya. (pry)