AGAM/BUKITTINGGI

Silaturahmi Ninik Mamak Tilatang Kamang, Dukungan Terhadap Visi Pemerintah Kabupaten

0
×

Silaturahmi Ninik Mamak Tilatang Kamang, Dukungan Terhadap Visi Pemerintah Kabupaten

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI— Bupati Agam, Andri Warman membuka secara resmi silaturahmi niniak mamak se-Kecamatan Tilatang Kamang, bertempat di Rumah Gadang Putri Reno Sori, Jorong Pandan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Minggu (25/9).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM mem­buka se­cara resmi silaturahmi niniak mamak se Kecamatan Tila­tang Kamang, bertempat di Rumah Gadang Putri Reno Sori, Jorong Pandan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tila­tang Kamang, Minggu (25/9). Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi Sejarah dan Hak Asal Usul Adat Minangkabau.

Pada ke­sempatan ter­sebut Bu­pati Agam me­nyam­pai­kan ap­re­siasi serta me­ngu­cap­kan terima kasih ke­pada ketua dan pengu­rus LKAAM Tilatang Ka­mang yang telah meng­gagas dan me­lak­sa­nakan mu­sya­warah adat ini.

”Kegiatan ini bukti du­ku­ngan ter­hadap visi misi pemkab dalam pembangunan Sum­ber Daya Manusia (SDM) di bidang adat istia­dat untuk meningkatkan kehidupan ma­sya­rakat yang madani berlan­daskan adat dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi III DPRD Sumbar Sosialisasi Perda AKB

Pihaknya mengajak para ninik mamak untuk saling bersatu padu dan bergotong royong dalam mendidik anak kama­na­kan dengan menanam­kan nilai-nilai adat yang baik dan benar sehingga generasi muda fasih pe­pa­tah petitih adat Mi­nang­­kabau sebagai bekal pemimpin di masa yang akan datang.

”Mari kita bersama-sama kolaborasi dan koor­­dinasi baik Pe­merintah Kabupaten Agam, LKA­AM, KAN, dan seluruh niniak ma­mak,” rukuknya.

Bupati Agam ber­ha­rap kegiatan ini akan men­jadi pionir dalam fon­dasi yang dapat memba­ngun adat minangkabau yang kental baik dari segi budaya dan tata bahasa.

Baca Juga  BKSDA Resor Agam Lepasliarkan 2 Ekor Kukang, Satwa Dilindungi, Pelaku Dipidana 1,6 Tahun

”Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama menyatukan persepsi tentang bagaimana menjaga kekentalan ada is­tiadat Minangkabau yang sesuai dengan ABS-SBK,” tu­turnya.

Sementara itu, Ketua LK­AAM Kecamatan Tilatang Ka­mang, A Dt Nan Kodoh me­nyebutkan tujuan silaturahmi niniak mamak tersebut adalah untuk memperdalam tentang pemahaman dari nilai-nilai adat yang ada di Mi­nang­kabau.

Dari pertemuan ini pihak­nya mengharapkan akan ada­nya pendokumentasian un­dang-undang adat sebagai pedoman dan pegang yang kuat bagi generasi seterusnya di nagari masing-masing.

”Semoga akan ada tindak lanjut tentang keje­lasan dan keaslian dari hak adat di peme­rintahan,” ujarnya. (pry)