PADANG, METRO–Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh nelayan dalam kondisi mengapung di perairan dekat Pulau Sao Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Senin (19/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Penemuan itu sontak membuat warga setempat dibuat geger.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang yang mendapat laporan adanya penemuan mayat mengapung itu, kemudian tiba di lokasi. Tim selanjutnya mendatangi lokasi penemuan mayat menggunakan perahu karet lalu mengevakuasi mayat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Endrizal mengatakan, mayat berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan Didik seorang nelayan yang sedang di kawasan Pulau Sao pukul 14.30 WIB.
“Kami mendapat informasi dari nelayan, lalu relawan kami melakukan pengecekan, setelah dicek ternyata memang benar ada sesosok mayat sudah terapung,” ujarnya.
Setelah mendapatkan laporan, Endrizal bersama tim langsung menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap sesosok mayat tersebut.
“Saya langsung memimpin pencarian. Penemuan mayat itu berlokasi sekitar tiga kilometer arah barat dari Mall Basko. Mayat tersebut sudah dievakuasi menggunakan perahu karet,” ujar Endrizal.
Menurut Hendrizal, saat proses evakuasi, mayat ditemukan dalam posisi tertelungkup di tengah laut. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki. Namun, identitas mayat hingga kini belum diketahui.
“Nama dan umur mayat itu kami belum mengetahui. Mayat itu kemudian diserahkan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi oleh pihak Kepolisian,” ujar Hendrizal.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy mengatakan, terkait penemuan mayat tersebut, pihaknya masih menyelidiki identitasnya. Pasalnya, ketika ditemukan, tidak ada tanda pengenal yang melekat pada tubuh korban.
“Identitasnya lak-laki. Kami juga belum mengetahui pasti penyebab kematian korban karena masih butuh dilakukan visum. Bagi masyarakat Kota Padang yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya silahkan datangi RS Bhayangkara untuk mengeceknya,” ujar Kompol Dedy. (rom)






