PADANG, METRO – Warga Kompleks Cendana Mata Air digegerkan dengan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di dalam Masjid Darul Ihsan, RT 02 RW 06, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Senin (31/12) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dalam kondisi sehat dibalut kain panjang batik yang diduga sengaja ditinggal oleh orang tuanya di atas meja belakang saf perempuan. Setelah ditemukan, bayi malang itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dirawat.
Informasi yang dihimpun, ditemukannya bayi malang yang baru beberapa hari dilahirkan ini berawal ketika salah seorang warga bernama Syaifudin, yang berwarung berada dekat masjid mendengar suara tangisan bayi dari dalam masjid sekitar pukul 22.00 WIB.
Tetapi, pada saat itu Syaifudin tidak menghiraukannya karena ada warga di sekitar yang juga baru mempunyai bayi. Namun, sekitar pukul 02.30 WIB, saat hendak menutup warungnya, Sayaifudin kembali mendengar raungan suara tangisan bayi yang lebih keras dari dalam masjid.
Merasa ada kejanggalan, Syaifudin kemudian mendekati masjid untuk mengecek sumber suara itu. Ia kemudian masuk ke dalam masjid dan ternyata ia menemukan sesosok bayi yang tergeletak di atas meja belakang saf perempuan. Saat itu juga ia memberitahukan kepada ketua RT setempat perihal penemuan bayi itu.
Tak lama berselang, Ketua RT dan warga setempat berdatangan ke lokasi untuk memastikan penemuan bayi itu. Setelah itu, Ketua RT melaporkan adanya penemuan bayi itu ke Polsek Padang Selatan dan Polresta Padang. Mendapatkan laporan itu, polisi langsung datang ke lokasi mengamankan bayi itu dan memintai keterangan saksi-saksi sekaligus membawa bayi itu ke RS Bhayangkara.
Kapolsek Padang Selatan, Kompol Alwi Haskar membenarkan adanya penemuan bayi di dalam masjid. Bayi itu diketahui berjenis kelamin perempuan, yang mana kondisinya dalam keadaan sehat. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penelantaran bayi tersebut.
“Usai menerima laporan, kita langsung mendatangi lokasi. Di sana kita mengumpulkan semua barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi sekaligus mencari petunjuk-petunjuk untuk mengungkap siapa identitas orang yang menelantarkan bayi ini,” kata Alwi Haskar.
Alwi Haskar menjelaskan, bayi malang itu ditemukan pertama kali oleh warga yang tinggal di dekat masjid. Saat itu, warga mendengar suara tangisan bayi dari dalam masjid. Setelah ditemukan, bayi tersebut dibawa ke rumah sakit untuk dirawat mengingat kondisi bayi itu mulai kedinginan.
“Bayi itu ditemukan dibalut kain panjang. Diduga bayi ini memang sengaja ditinggal di masjid dengan maksud agar ada yang merawatnya. Kita akan selidiki siapa orang tua dari bayi malang tersebut. Kepada masyarakat, jika mengetahui atau melihat orang yang menelantarkan bayi ini silahkan lapor kepada polisi,” pungkasnya. (rgr)





