PADANG, METRO – Rumah makan milik pensiunan guru di jalan Bypass KM 17, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Kototangah ludes dilalap si jago merah, Selasa (1/1) sekitar pukul 06.30 WIB. Diduga, kebakaran itu dipicu adanya korsleting listrik di dalam rumah makan.
Beruntung dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun pemilik rumah makan, Nurhaida Karim (63) ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Karena tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan disebabkan material bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar.
Informasi yang dihimpun, diketahuinya kebakaran itu berawal ketika salah seorang warga setempat melihat adanya asap tebal yang keluar dari dalam rumah makan. Melihat kejadian itu, warga langsung berteriak meminta bantuan warga lainnya untuk memadamkan api.
Warga berbondong-bondong mendatangi rumah makan itu untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi, usaha warga sia-sia. Api semakin membesar dan membuat warga panik. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang mendapatkan informasi, tiba ke lokasi memadamkan api.
Sekitar 60 menit melakukan pemadaman, api bisa dipadamkan. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Kototangah juga tiba di lokasi membantu mengamankan lokasi dan melakukan pengaturan lalu lintas. Setelah dipadamkan, polisi memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Basyril mengatakan, dari informasi yang diperoleh di lokasi, diduga kebakaran dipicu karena adanya konsleting listrik dari bangunan rumah makan tersebut dan kemudian merambat ke seluruh bangunan yang bermaterial kayu.
“Kita mendapatkan informasi sekitar pukul 06.30 WIB. Terjadi kebakaran di Jalan Simpang Baypas Koto Panjang, Lubuk Mintinurun, kita menurunkan sebanyak tiga armada ke lokasi. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Setelah dipadamkan, kita lakukan pendinginan untuk menghindari munculnya api susulan,” kata Basyril.
Kapolsek Koto Tangah Kompol Joni Dermawan mengatakan, terkait kejadian kebakaran ini, pihaknya sudah melakukan upaya kepolisian dengan mengamankan lokasi, memintai keterangan saksi dan juga memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Kita sudah memintai keterangan dari saksi-saksi dan diduga kebakaran akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ditaksir kerugian yang ditimbulkan mencapai puluhan juga rupiah. Bangunan yang terbakar sebagian besar berbahan material kayu,” pungkasnya. (rgr)





