BERITA UTAMA

Longsor Timbun Kelok S, Akses Menuju Mandeh Terputus, Kendaraan Terpaksa Putar Arah, Pembersihan Material Terkendala Alat Berat

0
×

Longsor Timbun Kelok S, Akses Menuju Mandeh Terputus, Kendaraan Terpaksa Putar Arah, Pembersihan Material Terkendala Alat Berat

Sebarkan artikel ini
LONSGOR— Hujan deras dan angin kencang sejak Kamis (1/9) hingga Jumat (2/9) menyebabkan bencana tanah longsor. Terlihat, kondisi jalan di Sungai Pisang yang tertimbun longsor sehingga membuat akses menuju Mandeh putus total. Selain longsor, beberapa pohon tumbang juga terjadi di Kota Padang.

PADANG, METRO–Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Kamis (1/9) hingga Jumat (2/9) menyebabkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang. Pasalnya, berdasarkan data BPBD, terdapat 10 titik pohon tumbang dan tanah longsor yang tersebar di Kota Padang.

Yang terparah, longsor menutupi badan jalan di Kelok S menuju Sungai Pisang, Kecamatan Teluk Kabung, dengan luas longsoran sekitar 50 meter. Dampak bencana itu memutus akses jalan menuju kawasan Pulau Mandeh. Pengendara yang ingin menuju pulau tersebut terpaksa memutar arah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Basril  mengatakan, tanah longsor yang menutupi jalan menuju Sungai Pisang, Kecamatan Teluk Kabung, disebabkan intensitas tinggi sejak beberapa hari belakangan. Hanya saja, pihaknya terkendala pembersihan material lantaran butuh alat berat.

“Tim di lapangan saat ini belum bisa melakukan pembersihan material longsor. Materialnya cukup banyak sehingga kami membutuhkan alat berat untuk pembersihan. Kami masih berupaya mendatangkan alat berat agar pembersihan material bisa dilakukan secepatnya karena jalan ini merupakan akses menuju kawasan wisata,” kata Basril.

Selain longsor, dijelaskan Basril, juga ada kejadian pohon tumbang. Kejadian pertama pohon tumbang di kawasan Jalan Pemakaman Tunggul Hitam sekitar pukul 02.00 WIB. Yang kedua kejadian pohon tumbang di kawasan jalan Koto Kaciak sekitar pukul 08.30 WIB.

“Sementara itu, delapan kejadian pohon tumbang dan tanah longsor lainnya berlokasi di kawasan jalan Sungai Pisang hingga menyebabkan akses jalan tertutup. Di lokasi pertama di daerah sungai pisang tersebut terdapat dua pohon kedondong yang tumbang  dengan panjang 20 meter dan diameter 30 cm,” ungkap Basril.

Pada lokasi kedua, dijelaskan Basril, satu batang pohon jengkol tumbang dengan panjang 15 meter dan diameter 45 cm dan menghambat akses jalan masyarakat. Lokasi ketiga  satu pohon kapuk dengan panjang 18 meter dan diameter 45 cm. Setengah jam setelah itu, di lokasi ke empat satu batang pohon kedondong juga tumbang dan menghambat jalan.

“Sementara lokasi ke lima satu batang pohon garu dengan panjang 14 meter dan lebar 45 cm juga tumbang. Selain itu di titik lainnya pohon kedondong sepanjang 18 m dan diameter 45 cm yang tumbang dan menghambat akses jalan. Sementara di Kelok S Jalan Menuju Sungai Pisang, hujan dan angin kencang menyebabkan longsor dengan luas terdampak longsoran sekitar 50 m,” ujarnya.

Basril mengatakan saat ini tim TRC BPBD Kota Padang bersama-sama dengan tim gabungan dari pihak Kecamatan, Kelurahan, Kepolisian dan masyarakat sedang melakukan proses pembersihan material tanah longsor dan evakuasi pohon tumbang.

“Saat ini kami dari pihak TRC BPBD Kota Padang bersama-sama dengan tim gabungan dari Kecamatan, Kelurahan, Kepolisian dan masyarakat sedang melakukan pembersihan material pohon tumbang,” katanya.

Basril juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara karena kemungkinan hujan lebat akan terus terjadi. Masyarakat diminta agar tetap memperhatikan kondisi jalan yang akan dilewati.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara karena kemungkinan hujan lebat akan terus terjadi. Jika sedang dijalan, diharapkan agar memperhatikan kondisi jalan yang dilewati,” pungkasnya. (rom)