AGAM/BUKITTINGGI

Pengembangan Destinasi Wisata Baru, Agam akan Punya Taman Safari dan Kereta Gantung

0
×

Pengembangan Destinasi Wisata Baru, Agam akan Punya Taman Safari dan Kereta Gantung

Sebarkan artikel ini
pertemuan— Komitmen kepala daerah untuk menghadirkan taman safari dan cable car makin menemukan jalan terang. Terlihat, pertemuan Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM bersama dua tokoh profesional di bidang taman safari dan cable car, Kamis (1/9) di Jakarta Barat.

AGAM, METRO–Rencana pengembangan destinasi wisata baru berupa pembangunan ta­man safari dan kereta gantung (cable car) di Kabupa­ten Agam selangkah me­nuju realisasi.

Hal ini diketahui setelah pertemuan Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM bersama dua tokoh profesional di bidang taman safari dan cable car, Kamis (1/9) di Jakarta Barat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, Syatria menyebutkan, komitmen kepala daerah untuk menghadirkan taman safari dan cable car makin menemukan jalan terang.

Disebutkan, bupati telah menemui tokoh-tokoh berkompeten di kedua bi­dang tersebut. Mereka adalah pemilik sekaligus Deputi Direktur Taman Safari Indonesia, Hans Manansang dan CEO of RajaMICE sekaligus Vice Chairman, Indonesia Tourism Industry Board (GIPI), Panca R Sarungu.

Baca Juga  Perkuat Perlindungan Warga, Pemko Bukittinggi dan BPJS Tandatangani Addendum Optimalisasi Program JKN

”Pada pertemuan bersama dua tokoh profesio­nal itu, bupati mengekspos rencana pembangunan ke­reta gantung dan cable car, sekaligus merangkul keduanya menjadi investor,” ujarnya.

Gayung bersambut sam­bung Syatria, kedua tokoh yang banyak membidani pembangunan ta­man safari dan cable car itu menaruh ketertarikan untuk mewujudkan rencana pengembangan destinasi wisata baru di Kabupaten Agam ini.

”Menurut keduanya, Kabupaten Agam berada di zona perlintasan Riau dan Bukittinggi, sehingga prospek menjadi tujuan wisata terbilang tinggi,” ungkapnya.

Setelah pertemuan ini kata Syatria, akan dilanjutkan dengan pembicaraan teknis dan survey lokasi. Keduanya akan mendalami secara teknis dan meng­gaet dukungan rekan investor lainnya.

Terkait pola kerjasama nantinya jelas Syatria, Bupati AWR mengisyaratkan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam sangat welcome dengan bentuk kerjasama yang akan dilakukan.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Kebakaran di Samping Pasa Ateh, Wako Tegaskan Relokasi Pedagang

Pada intinya, bupati berharap pembangunan taman safari dan kereta gantung tidak hanya berimbas kepada sektor pariwisata saja, akan tetapi juga memberi dampak kepada ekonomi masyarakat.

”Bagi Bupati AWR, multiplier effect pengembangan destinasi wisata ini nantinya berdampak kepada masyarakat, itu menjadi goal yang utama, bahkan bupati juga akan segera mendorong terwujudnya BUMD sebagai lembaga usaha terdepan daerah,” sebutnya.

Diketahui, rencana pembangunan taman safari ini lokusnya berada di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang. Sedangkan lokus cable car menghubungkan Kecamatan Matur dan Tan­jung Raya.

”Bupati berharap ma­syarakat juga turut mendukung rencana pengembangan destinasi wisata baru ini, khususnya ma­syarakat yang berada di lokus pembangunan,” ujar­nya. (pry)