PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan selalu berinovasi-inovasi untuk kemajuan Kabupaten Padangpariaman sangat penting, karena dapat menjadi daerah kunjungan dalam melakukan study tiru bagi kabupaten/kota lain se Sumatra Barat. “Namun, bukan hanya dari Sumatera Barat, tapi juga secara nasional, bahkan mendapat apresiasi dari Ditjen Dukcapil dan Kadisnya menjadi salah seorang narasumber dalam agenda nasional Dukcapil belajar,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, usai acara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Padangpariaman, dengan berbagai inovasi dan kemudahan-kemudahan yang diciptakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Suhatri Bur menyatakan, seluruh jajaran Disdukcapil patut berbangga, bukan hanya karena prestasi dan penghargaan. Namun katanya, terlebih karena kemudahan-kemudahan pelayanan kepada masyarakat yang tercipta dari inovasi yang dilahirkan tersebut.
“Saya tegaskan, jangan merasa puas hanya dengan penghargaan namun teruslah ciptakan kemudahan-kemudahan dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Dan yang terpenting adalah tetap ramah dalam memberi pelayanan,” ungkapnya.
Baginya adalah sebuah kebahagiaan sebagai seorang bupati, jika pelayan masyarakat mampu memberikan kebahagiaan kepada siapapun yang dilayani. Makanya dia menegaskan, kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk menunjukan kinerjanya dengan memperlihatkan kemudahan-kemudahan layanan yang diberikan kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi OPD nya masing-masing. “Saya tegaskan dan saya tantang, seluruh OPD berkinerja baik dengan melahirkan berbagai inovasi, dengan inovasi itu masyarakat dimudahkan dalam pelayanan,” tegasnya.
Mengakhiri sambutanya, Bupati Suhatri Bur beberkan berbagai inovasi Disdukcapil yang menjadi penyumbang inovasi tertinggi dan menjadikan Padangpariaman pernah terbaik dua tingkat nasional. Lalu katanya, Disdukcapil juga mengembangkan kebijakan buku pokok pemakaman Nagari (BUPOKARI), berkolaborasi dengan pemerintahan nagari.
Sebelumnya, Disdukcapil telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap 103 Nagari. Hasil evaluasi telah menghasilkan Nagari-nagari yang mendapat penghargaan, karena telah jadi yang tercepat dalam pelaporan kematian di bulan maret dan bulan mei.
Makanya pada kesempatan itu, diserahkan penghargaan kepada Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Nagari Sandi Ulakan, Nagari Koto Tinggi, Nagari Lubuak Pandan, Nagari Sungai Buluah Selatan, Nagari Sungai Sariak. Karena dari 103 nagari se Padangpariaman, mereka yang tercepat dalam pelaporan kematian.(efa)






