METRO PESISIR

Perpustakaan sebagai Pusat Informasi Tingkatkan Literasi Masyarakat di Padangpariaman

0
×

Perpustakaan sebagai Pusat Informasi Tingkatkan Literasi Masyarakat di Padangpariaman

Sebarkan artikel ini
Suhatri Bur SE, MM Bupati Padangpariaman

PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur me­nga­takan perpustakaan bukan hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga memegang peranan penting dalam meningkatkan literasi masyarakat.  “Di samping itu Perpustakaan turut membangun self esteem (keper­cayaan diri) dan empowerment (pemberdayaan),” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Katanya, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang nomor 43 tahun 2007 pasal 2 menyatakan bahwa perpustakaan mengemban amanah sebagai tempat pembelajaran dan kemitraan yang dikelola secara profesional dan terbuka bagi kalangan, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan dapat diukur capaian kinerjanya bagi kesejahteraan masyarakat.

Atas dasar itulah katanya, Pemkab Padang­pariaman melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar sosialisasi Pengembangan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)..

Baca Juga  Majelis Taklim Gelar Lomba Hafalan Al Quran

“Literasi adalah sebuah langkah untuk menggali potensi dan mengajak orang untuk banyak membaca dan mengasah kemampuan. Dengan banyak mem­baca akan meningkatkan pengetahuan serta mening­katkan SDM di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhatri Bur menyebut program TPBIS yang digagas ini dapat memperkuat peran per­pustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kemampuan literasi­nya meningkat dan dapat menciptakan masyarakat sejahtera melalui peningkatan layanan perpustakaan.

“Kegiatan literasi dan penyediaan informasi pada perpustakaan mempunyai andil yang besar dalam menciptakan kemampuan literasi masyarakat se­hingga dapat mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik untuk Kejayaan Padang­paria­man,” ujarnya.

Baca Juga  KUA-PAS APBD Perubahan Disahkan, Lima Fraksi DPRD Setuju

Berbicara sosal literasi, Suhatri Bur menyebutkan, pada tahun 2022 terdapat 2 (dua) Nagari yang telah mengikuti kegiatan pengembangan literasi berbasis inklusi sosial dalam bentuk replikasi mandiri bagi perpustakaan nagari, yaitu Nagari Lubuak Pandan dan Nagari Limau Puruik.

“Kedepannya, kita berharap setiap nagari memiliki perpustakaan mini sehingga mendorong masyarakat untuk cinta membaca dan cinta literasi,” ujarnya.

Sosialisasi ini sekaligus dilakukan pengukuhan terhadap Bunda Literasi Kabupaten Padangpariaman Yusrita Suhatri Bur yang juga disaksikan oleh Staf Ahli, Asisten, Ketua DWP, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Padangpariaman serta pengelola per­pustakaan.(efa)