METRO SUMBAR

Objek Wisata Nagari Pangian tak Kalah Hebatnya

0
×

Objek Wisata Nagari Pangian tak Kalah Hebatnya

Sebarkan artikel ini
Bupati Eka Putra

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan potensi objek Wisata Ngalau Pangian yang terletak di Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo tidak kalah dengan objek wisata lainnya di Tanah Datar.

“Ketika objek wisata ini dikelola dengan baik dan profesional, tentu akan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Ta­nah Datar. Karena Ngalau Pangian tidak hanya memiliki gua saja, namun juga memiliki lokasi kemping ataupun spot olahraga pan­jat tebing,” kata Eka Putra, Minggu (17/7) saat berkunjung didampingi Camat Lintau Buo Afrizal pada kegiatan Perkema­han Bakti Pecinta Alam (Petapa) di Ngalau Pangian.

Disebutkan Eka lagi, lokasi ngalau pangian yang sulit sinyal handphone atau blank spot bisa dan sangat bagus dikembangkan menjadi lokasi wisata alam yang jauh dari aktivitas internet, sehingga pengunjung benar-benar menikmati alam untuk meng­hi­langkan kejenuhan bekerja.

“Kejenuhan akibat akti­vitas yang sangat sibuk dalam bekerja sehari-hari bisa dihilangkan di sini, karena kita tidak diganggu de­ngan aktivitas kerja karena jalur komunikasi melalui handphone hilang. Potensi ini bisa menjadi salah satu daya tarik yang bisa dikembangkan juga,” ka­ta Eka.

Namun tentunya, tam­bah Bupati, sarana prasarana pendukung seperti toilet juga harus menjadi perhatian utama, termasuk kebersihan, keama­nan dan kenyamanan pe­ngunjung ketika berkunjung.

“Untuk lokasi kem­ping sudah cukup bagus dan luas jika dari beberapa titik lokasi tenda didirikan. Ini hanya butuh sedikit polesan lagi dan me­lakukan kemping di sini secara rutin, sehingga juga menarik minat pe­ngunjung lainnya untuk kem­ping di sini, ini menjadi salah satu tugas Kelompok Sadar Wisata/Pokdarwis Pesona Pangian ke depannya,” kata Eka.

Dikatakan Eka lagi, pelaksanaan kegiatan seperti dilakukan diharapkan mam­pu menggairahkan kembali objek wisata ngalau Pangian sehingga juga mampu memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Sementara itu Pembina Pokdarwis Pesona Pangian Hijrah Adi Sukrial menyampaikan, kegiatan dilaksa­nakan dari 15 sampai 17 Juli 2022 merupakan gagasan Pokdarwis bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Pecinta Alam Tanah Datar, Satgas PB Nagari dan pihak lainnya.

“Acara ini untuk membangun kembali destinasi wisata yang sempat hancur karena bencana bebe­rapa waktu lalu dengan swadaya, gotong royong oleh Pokdarwis, Sekber PA, Satgas dan masyarkat lainnya,” katanya. (ant)