PADANG, METRO–PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) terus melakukan pembenahan terhadap stadion Gelangang Olahraga (GOR) H. Agus Salim (GHAS) Padang yang akan dijadikan kandang tim Semen Padang FC dalam mengarungi Liga 2 musim 2022 yang dijadwalkan mulai Agustus mendatang.
Chief Executive Officer (CEO) Semen Padang FC Win Bernadino yang dihubungi Senin (11/7) mengatakan, sejak dimulainya perbaikan yang terhitung sejak 4 Juli yang lalu, progres pengerjaan tersebut telah mencapai 50 persen.
“Progres pembenahan stadion GHAS baru berjalan 40-50 persen. Yang perlu perawatan ekstra yaitu rumput yang setelah dibenahi dia akan tumbuh kembali den perlu dibenahi kembali dengan dilakukan pemotongan, dipupuk dan kembali hijau dan bagus,”ujar Win, (sapaan akrab Win Bernadino).
Dikatannya, pembenahan dan perbaiakan pada rumput tersebut perlu dilakukan hingga beberpa kali proses sampai rumput menjadi bagus tumbuhnya dan lapangan datar dan tidak bergerlombang.
Sementara itu, untuk banch pemain sendiri menurut Win sendiri sudah hampir rampung dan tinggal finishing dengan sedikit polesan agar terlihat sedikit lebih bagus dari sebelumnya.
“Setelah dari area lapangan, baru setelah itu kita merubah fokus kearah dalam seperti ruang ganti. Secara keselurahan baru mencapai 40-50 persen dan pengerjaannya masih terus berlangsung, ”ucapnya.
“Harapan kita, ditanggal 19 Juli lapangan sudah siap pakai dan dengan melihat progres saat ini kita yakin itu bisa tercapai. Nanti setelah itu selesai kita akan menginformasikan kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) untuk kemudian mereka datang dan melakukan survey ke lapangan,”pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, pihak PT. KSSP akan menggelontorkan anggaran Rp 1 miliar untuk perbaikan Stadion Haji Agus Salim Padang atau lebih dikenal GHAS Padang. Hal tersebut diungkapkan oleh Win Bernadino saat meninjau GHAS Padang bersama Konsultan Lapangan, Supomo, Kamis (30/6) yang lalu.
Menurut Win, ada 98 item persyaratan dari PSSI dan PT LIB agar GHAS Padang layak dijadikan home base Semen Padang FC. “Kita mengejar untuk memenuhi persyaratan minimum dalam menggelar kompetisi,” katanya.
Win menyebutkan, yang pertama perlu diperbaiki yakni lapangan. “Sama-sama kita kondisi lapangan sekarang. Ini butuh waktu lama dan biaya yang besar,” katanya.
Setelah lapangan, Win juga menyinggung lampu stadion. “Informasinya lampu stadion juga bermasalah, ini perlu perbaikan,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Win, bangku-bangku, pemain cadangan juga akan diperbaiki.
”Begitu juga dengan ruang ganti, banyak yang perlu diperbaiki seperti masalah kebocoran air, pendingin ruangan (AC) dan lainnya,” kata dia.
Win mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan izin untuk penggunaan GHAS Padang dari Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. (rom)






